KONI Riau Gunakan Absensi Fingerprint untuk Tingkatkan Kehadiran Pengurus

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Kehadiran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonsesia (KONI) periode 2018-2022 hanya berkisar 30 sampai 40 persen. Padahal, jumlah pengurus adalah 65 orang. Setiap hari, pengurus yang hadir di kantor KONI, selain pegawai sekretariat pengurus KONI Riau, tampak tak berubah.

Dari jumlah pengurus itu, juga ada pejabat di lingkungan Pemprov Riau yang mempunyai kesibukan menjadi pengurus, yakni kepala dinas, kepala badan, dan anggota DPRD. Hal itu mendapat perhatian penuh dari Ketua Umum KONI Riau, Emrizal Pakis. Untuk menyiasatinya, mulai 2019 KONI Riau memakai absen fingerprint yang diletak di lorong ruang menuju sekretariat.

Terkait itu, menurut Sekretaris Umum KONI Riau, Deni Ermanto, fingerprint tersebut baru beberapa hari ini diberlakukan.

"Di mana nanti setiap pengurus KONI dan juga pegawai sekretariat KONI wajib absen, yakni absen masuk dan absen pulang," katanya.

Dipaparkannya, absen menggunakan fingerprint itu diberlakukan agar seluruh pengurus KONI Riau wajib hadir dan harus menempelkan jarinya di fingerprint.

"Jadi, dari situ nanti kelihatan siapa saja yang rajin hadir ke kantor," bebernya.

Adapun sistem absen menggunakan fingerprint itu merupakan sistim absen yang profesional dan transparan.

"Kemudian juga berfungsi untuk sistem pemberian jasa kepada pegawai dan pengurus," tambahnya.

Karena itu, saat ini, kata dia lagi, pihaknya tengah membuat Standart Operasional (SOP)-nya.

"Pengoperasiannya juga tunggu SK dari Ketua Umum KONI Riau," ungkapnya.

Di sisi lain, bagi yang tidak absen dengan fingerprint maka dianggap tidak hadir.

"Konsekuensinya akan diberikan sanksi. Sanksi yang diberikan bisa pemotongan honor atau administrasi," sebutnya.

Penerapan absen fingerprint itu mendapat dukungan dari beberapa pengurus. Pasalnya, dengan menggunakan absen sidik jari itu tentunya tidak bisa diwakili dan pengurus wajib hadir untuk absen masuk dan pulang.

"Kami sangat mendukung absen fingerprint ini karena dengan absen ini maka pengurus wajib hadir. Selama ini yang hadir ke KONI Riau hanya itu-itu saja. Tapi saat pencairan honor baru banyak yang hadir," ucap seorang pengurus yang tidak ingin disebutkan namanya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-koni-riau-gunakan-absensi-fingerprint-untuk-tingkatkan-kehadiran-pengurus.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)