Dua Sisi Dumai Expo 2026: Merawat Tradisi Melayu, Menyambut Masa Depan Digital

Logo
Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto disambut Kompang saat menghadiri Grand Opening Dumai Expo 2026 yang diinisiasi oleh Karang Taruna Kota Dumai di Taman Bukit Gelanggang, Jl. H. R. Soebrantas

RIAUHITS.COM, DUMAI – Di bawah langit malam Taman Bukit Gelanggang yang benderang, harmoni antara masa lalu dan masa depan Kota Dumai terpancar nyata. Senin malam (27/4/2026), ribuan pasang mata menjadi saksi saat Wakil Walikota Dumai, Sugiyarto, S.E., memukul gong dan kompang secara serentak. Ketukan itu bukan sekadar tanda dibukanya Dumai Expo 2026, melainkan simbol perayaan Hari Jadi Kota Dumai ke-27 yang penuh warna.

​Perhelatan yang diinisiasi oleh Karang Taruna Kota Dumai ini berhasil menyulap area publik menjadi pusat gravitasi ekonomi dan budaya. Sejak dibuka pada 25 April lalu, kemeriahannya tak surut, justru semakin memuncak pada malam seremoni pembukaan.

Sentuhan Sastra dan Keamanan Digital

Sebelum hiruk-pikuk seremoni dimulai, suasana syahdu menyelimuti panggung saat Randha Rhomadan Ayka melantunkan syair Melayu. Bait-bait sastra lisan itu seolah mengingatkan setiap pengunjung bahwa di tengah kemajuan zaman, akar budaya Dumai harus tetap terjaga.

​Namun, kejutan sesungguhnya muncul saat Pemerintah Kota Dumai meluncurkan Call Center 112. Inovasi ini adalah kado nyata bagi keamanan warga. Sebuah layanan nomor tunggal panggilan darurat yang bisa diakses gratis 24 jam, bahkan saat ponsel terkunci. Peluncuran ini disaksikan langsung oleh perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital RI, menandai kesiapan Dumai menuju kota cerdas yang responsif.

​“Dumai Expo ini menunjukkan bahwa kota kita memiliki ribuan potensi. Dari aspek industri hingga kreativitas UMKM, semua hadir agar masyarakat bisa mengenal wajah Dumai lebih dekat,” ujar Wawako Sugiyarto dalam sambutannya.

Sinergi Tanpa Sekat

Di balik layar, keberhasilan acara ini adalah buah dari kerja keras kolaboratif. Ketua Karang Taruna Dumai, Muhammad Zulfan Arif, S.H., menekankan bahwa Dumai Expo tahun ini adalah bukti otentik dari kekuatan persatuan.

​“Mulai dari Pemko, BUMN, swasta, hingga unsur masyarakat perorangan bersatu. Ini membuktikan bahwa ketika kita satu tujuan untuk Dumai, segala hal yang bermanfaat bagi masyarakat bisa kita wujudkan,” tutur Zulfan penuh apresiasi.

​Hal senada disampaikan Ketua Panitia, Wahyu Ari Septian, S.T.. Ia mencatat ratusan tenant UMKM dan promosi telah memenuhi area, menciptakan dampak domino yang positif bagi pariwisata dan perdagangan daerah.

Menyisir Denyut Ekonomi

Malam itu ditutup dengan aksi hangat Wawako Sugiyarto bersama romiongan Forkopimda yang turun langsung meninjau stan-stan bazar. Di sana, ia berdialog dengan para pelaku UMKM, menyisir produk-produk lokal yang menjadi tulang punggung ekonomi kota berpenduduk 300 ribu jiwa ini.

​Dumai Expo 2026 akan terus berlangsung hingga 3 Mei mendatang. Bagi siapa pun yang ingin merasakan denyut nadi pembangunan sekaligus kehangatan tradisi pesisir, Taman Bukit Gelanggang adalah tempatnya. Sebuah pesta yang membuktikan bahwa di usia ke-27, Dumai bukan sekadar kota industri, melainkan "Kota Idaman" yang terus bertransformasi.



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-dua-sisi-dumai-expo-2026-merawat-tradisi-melayu-menyambut-masa-depan-digital.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)