​Sinergi di Balai Adat: Upaya Pertamina Menjaga Dapur Warga Tetap Mengepul

Logo
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Hadirkan Pasar Murah Bagi Pasar Murah Bagi Masyarakat Prasejahtera di Kota Idaman

RRIAUHITS.COM, DUMAI – Matahari pagi baru saja menyapa saat ratusan warga mulai memadati Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai, Rabu (29/4/2026). Di tangan mereka, tergenggam erat selembar kupon—sebuah tiket harapan untuk membawa pulang kebutuhan pokok di tengah bayang-bayang fluktuasi harga pasar.

​Hari itu, PT Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai tidak bicara soal angka produksi atau teknis kilang. Melalui program Pasar Murah, perusahaan energi ini hadir dengan wajah yang lebih teduh: wujud nyata kepedulian bagi 1.000 masyarakat prasejahtera di Kota Dumai.

Harga Rakyat, Kualitas Prima

Bagi Hasna, warga Kelurahan Tanjung Palas, bantuan ini adalah napas lega. Bagaimana tidak, satu paket sembako senilai Rp215.000 yang berisi beras, minyak goreng, gula, hingga tepung terigu, dapat ia bawa pulang hanya dengan menebus Rp30.000.

​“Terima kasih Pertamina. Program ini sangat membantu kami, apalagi untuk kami di Tanjung Palas yang memang bertetangga langsung dengan kilang,” ujarnya dengan raut wajah syukur.

​Subsidi besar-besaran ini—sekitar 85 persen dari harga normal—memang dirancang khusus untuk kelompok masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 1–4 pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Artinya, bantuan ini bukan sekadar bagi-bagi, melainkan sebuah intervensi yang tepat sasaran.

Sinergi Adat dan Industri

Pemandangan di Balai Adat pagi itu menunjukkan betapa harmonisnya hubungan antara industri besar dan institusi adat. Berkolaborasi dengan LAMR Kota Dumai, antrean warga tertata rapi. Tidak ada desak-desakan, karena sistem kupon dan pengaturan waktu telah disiapkan dengan matang.

​General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai, Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

​“Kami ingin menjamin pemerataan distribusi bantuan, terutama di wilayah Ring 1 operasional. Ini adalah semangat gotong royong untuk memastikan tidak ada tetangga kami yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya,” jelas Iwan.

​Menariknya, hasil penjualan sembako murah senilai Rp30.000 per paket tersebut tidak masuk ke kas perusahaan. Dana itu nantinya akan diputar kembali dalam bentuk bantuan CSR lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan mendesak warga di sekitar perusahaan.

Dukungan Pemerintah Daerah

Inisiatif ini menuai apresiasi setinggi langit dari Pemerintah Kota Dumai. Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal, S.STP, M.Si, yang hadir mewakili Wali Kota, menyebut langkah Pertamina sebagai solusi konkret. Ia juga mengingatkan peran vital Pertamina sebagai salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar yang menopang pembangunan Dumai.

​Hal senada diungkapkan Area Manager Communication, Relation, & CSR RU II Dumai, Tengku Muhammad Rum. Menurutnya, ketahanan pangan keluarga prasejahtera adalah prioritas. “Ini komitmen berkelanjutan. Kami ingin kehadiran kilang di sini benar-benar menjadi manfaat sosial yang nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

​Hingga siang hari, satu per satu warga meninggalkan Balai Adat dengan tentengan sembako di tangan dan senyum yang mengembang. Di usia kota yang semakin dewasa, kolaborasi antara korporasi, lembaga adat, dan pemerintah daerah seperti inilah yang menjadi fondasi kuat bagi kesejahteraan masyarakat Dumai.



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-%E2%80%8Bsinergi-di-balai-adat-upaya-pertamina-menjaga-dapur-warga-tetap-mengepul.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)