Korban Calo SIM RSDC Pekanbaru Ungkap Modus Penipuan Pelaku

Logo
Ilustrasi calo.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Aksi penipuan oleh calo Surat Izin Mengemudi (SIM) di Riau Safety Driving Center (RSDC) menimpa Fajri (20), seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru. Fajri mengatakan, awalnya dirinya datang ke RSDC Pekanbaru untuk mengurus pembuatan SIM A dan SIM C baru, Sabtu (1/9/2018).

"Saya datang bawa mobil dan parkir di luar, ndak tahu kalau ada parkir di dalam," katanya, Jumat (7/9/2018).

Kemudian, seorang pria berinisial SE tiba-tiba mendatangi Fajri.

"Dia ngomong ke saya, mau ngurus SIM ya dek, bisa dibantu nih, selesai cepat. Awalnya saya sih nggak percaya, tapi karena kemakan omongannya, saya mau cepat juga ada urusan orangtua di rumah sakit, saya mau," jelasnya.

Pria yang menawarkan untuk membantu mengurus SIM itu, imbuhnya, justru tampak seperti layaknya tukang parkir biasa. Dia lantas baru sadar dirinya ditipu ketika sudah memberikan uang sekitar Rp1.065.0000,-, tetapi SIM yang diinginkannya tak kunjung diterimanya.

Di sisi lain, SE, calo pelaku penipuan sekaligus penggelapan menuturkan, dia sudah sejak 2015 menjadi calo SIM. Akan tetapi, untuk yang kali ini, dia sebenarnya memang tak membuatkan SIM yang diminta oleh Fajri. SE membeberkan bagaimana cara kerjanya menjadi seorang calo SIM.

"Saya kirim juga ke orang di dalam, kalau saya yang buat SIM-nya nggak bisa, saya melalui perantara juga. Melalui yang resmi, dari orang kursus," paparnya.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Ariyanto, dalam kegiatan ekspos, Jumat (7/9/2018), calo SIM pria berinisial SE ini memang sudah menjadi target tim Saber Pungli Polresta Pekanbaru.

"Masyarakat diminta harga SIM jutaan, memanfaatkan situasi, dia mencari keuntungan. Akan kita selidiki nanti, sudah berapa kali dia melakukan dengan modus ini," tuturnya.

Diterangkannya, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan melakukan pengembangan guna menangkap pelaku-pelaku lainnya. Dia pun mewanti-wanti kepada masyarakat, jika banyak oknum seperti ini yang memanfaatkan peluang terkait pengurusan SIM ini.

"Untuk itu kami imbau agar masyarakat datang langsung ke Sarpras, jangan lewat calo, karena harganya dimanipulasi, tidak sesuai standar," imbaunya.

"Jika mengalami penipuan semacam ini, silakan laporkan langsung ke kami, akan kami proses," tuntasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-korban-calo-sim-rsdc-pekanbaru-ungkap-modus-penipuan-pelaku.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)