Karhutla di Pulau Bengkalis Tak Kunjung Padam hingga Memasuki Hari Ke-10, Ini Penyebabnya

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) BENGKALIS - Memasuki hari ke-10, upaya pemadaman Karhutla di Pulau Bengkalis belum memperlihatkan hasil yang signifikan. Diketahui, api yang membakar lahan gambut bahkan belum berhasil dipadamkan dan terus meluas. Adapun kebakaran lahan perkebunan masyarakat itu terjadi di Jalan Poros Sungai Alam-Selat Baru, Desa Pasiran, perbatasan Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan. Menurut Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bengkalis Tajul Mudarris, lahan terbakar di lokasi tersebut sudah mencapai 15 hektare.

"Luas dari sebelumnya lebih kurang 10 hektare menjadi 15 hektare, bertambah lebih kurang 5 hektare. Cuaca cerah, angin kencang," katanya, Selasa (6/8/2019).

Ia menerangkan, petugas dari unsur BPBD, Damkar, TNI, Polri, masyarakat, dan MPA terus membantu proses pemadaman. Ditambahkannya, api memang masih menyala di sejumlah titik lokasi karhutla, tetapi sudah tidak terlalu besar.

"Kami masih melanjutkan pemadaman yang terjadi di wilayah Kecamatan Bantan. Penyebab kebakaran sampai saat ini belum bisa dipastikan dan pada saat ini api masih menyala di beberapa titik dan tidak terlalu besar. Petugas masih berjibaku memadamkan lahan di dua titik lokasi pertama di Jalan Atika dan satu titik di Jalan Poros Sungai Alam," tuturnya.

Ia memaparkan, pemadaman yang dilakukan melalui jalur darat ditambah menggunakan alat berat milik Dinas PUPR juga diturunkan untuk pembuatan sekat kanal, pembuatan embung untuk sumber air, dan pembuatan sekat api.

"Diperkirakan titik api sudah semakin hilang di beberapa titik dan hanya menyisakan asap," jelasnya.

Karhutla di Kabupaten Bengkalis, sambungnya, juga terjadi di Kecamatan Bathin Solapan dan Rupat. Adapun di Kecamatan Bathin Solapan, kebakaran melanda lahan gambut Desa Buluh Manis. Dua hektare lahan setidaknya terbakar di sana. Di Rupat, di Desa Darul Aman, lahan terbakar merupakan lahan perkebunan sawit.

"Kedua lokasi karhutla ini masih dalam proses pemadaman. Pemadaman sulit dilakukan karena angin kencang dan berubah-ubah," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-karhutla-di-pulau-bengkalis-tak-kunjung-padam-hingga-memasuki-hari-ke10-ini-penyebabnya.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)