Jikalahari dan Mapala Humendala UR Bantu Pembuatan Sekat Kanal di Desa Batang Duku Bengkalis

Logo
Proses pembuatan sekat kanal di Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis.

(RIAUHITS.COM) BENGKALIS - Pembuatan sekat kanal di desa terdampak kebaran hutan dan lahan untuk mencegah terjadinya bencana serupa demi kegiatan ekonomi masyarakat digelar oleh Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Humendala Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Riau bersama masyarakat, terutama Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.

Kegiatan yang dibantu oleh WWF itu digelar sejak Desember 2018 hingga Febuari  2019. Pembuatan sekat kanal itu dilakukan di dua titik, yaitu titik koordinat 1022’30,651”N 1020 7’12,300”E dan 10023’3,170”N 1020 4’58,015”E. Keduanya ada di Desa Batang Duku.

Pembangunan sekat kalal itu mendapat dukungan dari masyarakat setempat. Sapri, Kepala Desa Batang Duku, mengucapkan terima kasih kepada Jikalahari yang terus beruapaya menyosialisasikan tentang karhutla, baik pencegahan maupun tentang penangan tentang kebakaran hutan.

“Dengan terbangunnya sekat kanal ini, sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Batang Duku, terutama dalam pencegahan kebakaran. Kami tidak menginginkan kebakaran, namun apabila terjadi kebakaran, kami bisa mengantisipasinya dengan membangun sekat kanal,” ucapnya.

Ia pun berharap, masyaraat dapat menjaga sekat kanal yang sudah dibangun oleh MPA dan masyarakat Desa Batang Duku tersebut.

Sementara itu, menurut anggota mapala Humendala FEB Universitas Riau, fachrul Adam, tujuan dari kegiatan itu adalah untuk menaikkan daya simpan (retensi) air pada badan kanal dan sekitarnya dan mencegah penurunan permukaan air di lahan gambut sehingga lahan gambut di sekitarnya tetap basah dan sulit terbakar.

Kemudian, sebagai solusi jangka pendek untuk mencegah kebakaran di lahan gambut dan untuk mengatasi kelangkaan sumber air permukaan yang umumnya terjadi pada musim kemarau.

“Selain dari tujuan di atas, semoga dengan dengan diadakan kegiatan ini, masyarakat dan konsesi yang berada di sekitar Desa Batang Duku  bisa lebih menjaga  supaya tidak terjadi lagi kebakaran hutan,” kata Adam yang juga menjadi CO dalam pembangunan sekat kanal itu.

Di sisi lain, Ketua MPA Desa Batang Duku, Abdul Rahman, bertima kasih kepada Jikalahari atas pembangunan sekat kanal tersebut. Memnurutnya, progam itu sangat membatu MPA dan masyrakat.

“Dengan adanya kegiatan ini, selain penangan karlahut, juga mencegah kebakaran. Harapan dari MPA, kegiatan ini terus dilakukan karena bermanfaat kepada masyarakat, terutama membasahi lahan masyarakat dan mencegah dari kekeringan,” sebutnya.  

Bukan hanya MPA, masyarakat setempat pu merasakan dampak dari pembangunan sekat kanal ini. Misalnya, bagi Ruhlan, salah seorang masyarakat Dusun Kenangan, Desa Batang Duku.

“Dengan adanya pembangunan sekat kanal ini, yang mana dulu juga pernah dilakukan oleh Jikalahari pada tahun 2016, sangat terasa sekali dampaknya, yang mana pada musim panas  tidak terjadi lagi kekeringan di desa kami,” tuturnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-jikalahari-dan-mapala-humendala-ur-bantu-pembuatan-sekat-kanal-di-desa-batang-duku-bengkalis.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)