Tak Hanya Kunjungi Objek Wisata, IKKS Pekanbaru juga Ziarah ke Makam Pejuang Riau

Logo

TELUKKUANTAN, RIAUHITS.COM - Belasan pengurus Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Pekanbaru mengunjungi beberapa objek wisata yang ada di Kabupaten Kuansing, Sabtu (13/9/2025). Salah satunya objek wisata air terjun 7 tingkat Batang Koban Desa Lubuk Ambacang, Kecamatan Hulu Kuantan.

Bukan itu saja, pengurus IKKS Pekanbaru juga menyempatkan melakukan ziarah ke makam tokoh-tokoh dan pejuang Riau seperti, Buya Ma’rifat Mardjani, Dra. Hj. Fatimah Hadi dan Datuk H. Muhammad Hadi di Desa Sungai Alah Kecamatan Hulu Kuantan.

Seperti diketahui, Buya Ma’rifat Mardjani (1917-1989), adalah Tokoh dan Pejuang kemerdekaan RI dari daerah Indragiri dan anggota DPR RI hasil pemilu RI tahun 1955 yang memperjuangkan terbentuknya provinsi Riau dan Jambi di parlemen pada saat itu.  Buya Ma’rifat Mardjani yang dilahirkan di Desa Mudik Ulo Hulu Kauntan ini menerima piagam penghargaan dari Gubernur Riau Ir. H. Arsyadjuliandi Rahman, MBA. pada sidang DPRD Riau tanggal 9 Agustus 2018 lalu. Namanya juga diabadikan untuk nama Jembatan dan gedung Serbaguna Kecamatan Hulu Kuantan saat ini.

Kisah Buya Ma’rifat Mardjani juga diabadikan melalui buku dengan judul Berjuang Tanpa Pamrih yang dibuat oleh Forum Komuniskasi Riau (FKPMR) dibawah kepemimpinan Letnan Kolonel TNI purnawirawan Abbas Djamil (alamrhum) oleh Dra. Hafny Ma’rifat, M.Pd.

Nama pejuang lain adalah Dra. Hj. Fatimah Hadi (1927–2007) , Tokoh dan Pejuang Kemerdekaan RI Daerah Riau dengan piagam penghargaan dari Gubernur Riau Nomor : 3679/400.9/DINSOS/2025 yang diserahkan oleh Gubernur Riau H. Abdul Wahid, M.Si, pada sidang DPRD Riau, tanggal 9 Agustus 2025.

Sedangkan Datuk H. Muhammad Hadi (1852-1977) merupakan ulama daerah Indragiri. Beliau berjuang tidak hanya di Sumatra tengan bahkan sampai ke Makkah sebagai ulama dan pembimbing haji pada masa hidupnya. Ia menetap di Makkah hingga akhirnya kembali ke Indonesia menjelang Kemerdekaan RI. 

Dalam ziara tersebut, rombongan IKKS Pekanbaru melakukan doa bersama di ketiga makam pejuang yang terletak tepat di depan Pondok Pesantren Darunnjaah, jalan Sekolah, desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, rombongan pengurus IKKS Pekanbaru melakukan acara rama tama dan diskusi dengan Camat Hulu Kuantan, Forum Kades, Ninik Mamak, Kowil, pihak Polsek Hulu Kuantan dan lapisan masyarakat Kecamatan Hulu Kuantan.

Ketua bBidang Seni, Pariwisata dan Ekonimi Kreatif (BSPEK), Ikatan keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Pekanbaru Dra. Hafny Ma’rifat, M.Pd kepada riauhitsmcom Senen (15/9/2025) menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang menjadi pokok pemikiran untuk menjadikan objek wisata air terjun 7 tingkat Batangkoban supaya diserbu pengunjung.

"Kami melihat ada beberapa fasilitas yang harus kita carikan solusinya bersama. Seperti dermaga dan jalan menuju ponggir sungai, perahu motor, tangga dermaga menuju Batangkoban yang tergolong ekstrim, fasilitas penunjang yang sudah rusak, tangga dan semenisasi yang licin dan berbagai fasiltas lainya. Nah, ini akan kami sampaikan kepada pihak terkait nantinya," ujar Hafny.

Hafny menambahkan, IKKS Pekanbaru menyampaikan terima kasih kepada pihak kecamatan dan masyarakat Hulu Kuantan  yang sudah menyambut dan menjamu mereka selama berada di Kecamatan Hulu Kuantan.

"Kami dari IKKS Pekanbaru menyampaikan terima kasih pak camat Azisman beserta Forum Kades, ninik mamak, pemandu objek wisata dari Disbudpar Kuansing. Terima kasih juga kepada salah seorang pengurus IKKS adinda Hendra Zainir yang sudah menyediakan fasilitas untuk tempat kami beristirahat selama di Hulu Kuantan. Serta Ahmad Herry yang telah menyediakan trasportasi air. Kedepan, kami juga akan mengunjungi objek wisata lainnya di Kabupaten Kuansing," kata Hafny.

Dalam kunjungan itu, hadir, Wakil Ketua IKKS Pekanbaru Drs Joyosman MM, nggota dewan pembina Arman Lingga Wisnu SE,  Sekertaris Umum Sadrianto Maddari SE, Bendahara Umum Ir Rika Putra MM, Wakil Sekertaris Dr Fikri M Psi, Sekertaris BSPEK, Dra Aurida Aman MPd. Ketua bidang Keagamaan Dr Djuswandi SS MM, Anggota BSPEK Renita Bahar, SE, dan Desnita S.Ag. 
dari bidang kesehatan, Dr dr Helda Nazriati MKes, bidang Pengembangan Pelestarian Adat Rusdayati M. Noor, Dosen UNIKS dan Anggota Paduan Suara BSPEK Ir Nariman Hadi MM, bidang SDA LH dan Energy  Rudisman  ST MT, serta Andrew Timothy Moulder, mahasiswa magang pada Program Pasca Sarjana jurusan Phsikologi UIR dari negeri Belanda. (yas)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-tak-hanya-kunjungi-objek-wisata-ikks-pekanbaru-juga-ziarah-ke-makam-pejuang-riau.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)