Di Lahan Gambut Siak, BRG Akan Terapkan Teknologi AeroHydro Culture

Logo
Ilustrasi hutan gambut.

(RIAUHITS.COM) SIAK - Kegiatan workshop tentang gambut pada hari ini, Senin (4/2/2019), digelar oleh Pemkab Siak bersama Badan Restorasi Gambut (BRG) di kantor Bupati Siak. Bertema "Pengembangan Sistem Aerohydro Culture di Lahan Gambut", kegiatan itu dihadiri langsung oleh Bupati Siak, Kepala BRG RI, kalangan Anggota DPR RI, peneliti dan LSM lingkungan dan undangan lainnya.

Tujuan kegiatan itu adalah memperkenalkan teknologi yang dikembangkan peneliti Jepang agar bisa melestarikan gambut sembari meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kami mengapresiasi kegiatan workshop ini dilaksanakan di Siak. Semoga apa yang disampaikan peneliti bisa dimanfaatkan untuk memelihara lingkungan dan melestarikan gambut," kata Bupati Siak, Syamsuar.

Usai workshop, para peserta nantinya juga akan melakukan peninjauan dan praktik lapangan. Peserta dari multi stakeholder itu akan melihat langsung seperti apa penerapan aerohydro culture bisa diterapkan di masyarakat.

"Kami tahu bahwa di Siak ini 50 persen lahannya merupakan gambut. Untuk itu pengolahan budidaya perkebunan harus sesuai kaidah yang ramah lingkungan," jelasnya.

Karena itu, pengenalan teknologi sangat didukung demi keberlangsungan lingkungan hidup di Siak, utamanya nanti saat musim kering di mana sangat rentan terjadi kebakaran hutan.

Ditambahkan Kepala BRG, Nazir Foead, kegiatan itu bertujuan untuk menunjukkan teknologi yang dikembangkan oleh Prof Mitsuru Osaki dari Hokkaido University, Jepang. Teknologi itu bertujuan agar tampungan air di lahan gambut tetap terjaga meski sedang dalam musim kemarau.

"Jadi, kami ingin sampaikan bagaimana muka air gambut tahan tidak hanya sebulan, tapi berbulan-bulan bisa tetap basah walau tanpa hujan," katanya.

Kunci pencegahan dan pelestarian gambut, menurutnya, adalah menjaga permukaan air. Dengan meningkatkan cadangan air maka gambut tetap basah. Akan tetapi, hal itu tentu memberikan rasa khawatir ke petani sebab tanah yang basah akan menurunkan produktivitas tanaman.

"Di sini teknologi aerohydro akan digunakan. Sehingga produjtivitas tidak terganggu, tapi daya tampung air meningkat," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-di-lahan-gambut-siak-brg-akan-terapkan-teknologi-aerohydro-culture-.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)