Sekda Beberkan Beberapa Faktor Rendanya Realisasi Fisik dan Keuangan

Logo
Pj Sekda Kuansing, Fahdiansyah saat menyampaikan realisasi dan keuangan di DPRD Kuansing baru-baru ini.

TELUKKUANTAN, RIAUHITS.COM - Pj Sekda Kabupaten Kuansing, dr H Fahdiansyah SpOG mengakui kalau hingga semester pertama di tahun 2025 ini, realisasi fisik dan keuangan APBD 2025, masih rendah.

Meski belum dilakukan penghitungan final, dia memperkirakan untuk realisasi kegiatan fisik baru mencapai sekitar 35 persen. Sedangkan keuangan masih dibawah angka 30 persen. Angka ini masih rendah bila dibandingkan dengan besaran APBD Kuansing tahun 2025 yang disahkan sebesar Rp 1,733 triliun lebih itu.

Menurut Pj Sekda Fahdiansyah, usai paripurna di DPRD Kuansing, Rabu (9/7/2025), ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Pertama kebijakan efisiensi anggaran yang diamanatkan dalam Inpres nomor 1 tahun 2025. Kondisi ini juga terjadi di seluruh daerah di Riau bahkan Indonesia.

Kedua, transfer dana pusat yang belum masuk keseluruhan. Dimana transfer keuangan pusat ke daerah ini dilakukan secara bertahap.

Ketiga, tunda bayar. Seperti yang diketahui pada tahun 2024 lalu, ada tunda bayar yang harus dilakukan Pemkab. Untuk pembayarannya sendiri, perlu menunggu hasil LHP BPK RI dan riview internal dari Inspektorat Kuanaing, yang totalnya mencapai Rp196 miliar lebih.

Pemkab, lanjut Fahdiansyah komit untuk melunasi tunda bayar itu di tahun 2025 ini. Dimana sistem pembayaran dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas dan berkaitan dengan kepentingan orang banyak. "Dan itu sudah kita bayar secara bertahap," ujarnya.

Sistem transfer keuangan pusat dan daerah, ada tahapannya. "Kita ingin bisa dilunasi segera. Tetapi tentulah tidak mungkin uang yang masuk digunakan untuk itu semua. Karena kebutuhan lain yang juga menjadi prioritas. Intinya, kita cicil sesuai anggaran yang ada," tambah Fahdiansyah.

Fahdiansyah lebih lanjut menginformasikan kalau Pemkab sudah menyampaikan APBD Perubahan 2025 ke DPRD. Dalam struktur APBD 2025 itu, ada kemungkinan besar kalau pemerintah pusat akan mentransfer sisa transfer tahun 2024 dan sisa transfer dari pemerintah Provinsi Riau.

"Mudah-mudahan ini bisa masuk semua. Makanya kami belum bisa menyampaikan angka proyeksi APBD Perubahan itu," kata Fahdiansyah.(yas)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-sekda-beberkan-beberapa-faktor-rendanya-realisasi-fisik-dan-keuangan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)