Sejumlah Sekolah Siap Laksanakan UN 2019 meski Jadwal Dimajukan karena Pemilu

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sejumlah sekolah di Pekanbaru mengaku siap melaksanakan Ujian Nasional (UN) 2019 meski jadwal tahun ini akan dimajukan dari jadwal tahun sebelumnya. Pihak sekolah pun sudah melakukan berbagai kesiapan jelang pelaksanaan UN berlangsung.

Di SMA Negeri 7 Pekanbaru, misalnya, sejumlah siswa yang akan mengikuti ujian di sekolah itu sudah melakukukan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Siswa di sekolah itu pun akan melaksanakan try out membahas soal-soal ujian dalam waktu dekat.

"Kami sudah persiapkan. Anak-anak sudah dilatih simulasi UNBK, bulan ini juga kami akan mengadakan tray out, jadi sudah siap-lah meskipun dimajukan," ucap Kepala SMA Negeri 7 Pekanbaru, Nurhafni, Mpd.

Diketahui, ada 251 siswa yang akan mengikuti ujian nasional tahun ini di SMA N 7 Pekanbaru. Di sekolah itu, ujian nasional sudah menggunakan komputer atau dikenal dengan istilah UNBK. Ujian Nasional (UN) SMA/SMK sederajat tahun 2019 di Riau sendiri kabarnya akan dilaksanakan lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu karena adanya pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) yang akan dilaksakan 17 April 2019. Jika tahun sebelumnya UN dilaksanakan pada akhir April, tahun ini UN dimajukan akhir bulan Maret hingga awal bulan April. Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Rudyanto, pelaksanaan UN SMA/SMK sederajat tahun 2019 di Riau akan dilaksanakan sebelum pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2019.

"Biasanya UN dilaksanakan akhir April, tapi karena ada pemilu dipercepat akhir Maret. Jadi, sebelum pemilu sudah selesai," katanya.

Ditanyakan soal persiapan tahapan UN, pihaknya mengaku saat ini tengah menyiapkan data peserta ujian atau Data Nominasi Sementara (DNS) dari sekolah.

"Kami targetkan pertengahan Januari ini DNSnya sudah selesai. Setelah itu baru persiapan Daftar Nominasi Tetap (DNT) peserta UN, lalu kami lakukan verifikasi data itu," jelasnya.

Saat ini, lanjutnya, masih ada tiga kabupaten dan kota yang belum menyerahkan DNS, yakni Pekanbaru ada dua sekolah, Kampar 14 sekolah, dan Bengkalis empat sekolah.

"Ada masalah dengan data di pusat. Seperti siswa itu di sekolah sudah dikeluarkan karena bermasalah, tapi di pusat, datanya masih tercatat namanya sebagai peserta UN," paparnya.

Sementara itu, untuk sekolah yang menerapkan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNKBK), ia menyebut bahwa saat ini pihaknya sedang merekap mana sekolah yang bisa melaksanakan UNBK.

"Sedang kami rekap," tuturnya.

Diterangkannya, untuk sekolah yang melaksanakan UNBK ini, SMA sudah 90 persen dan SMK 95 persen. Ia pun mengklaim ada peningkatan dari tahun sebelumnya, yakni SMA hanya 60 persen dan SMK 80 persen.

"Ada peningkatan jika dibandingkan tahun sebelumnya, memang belum bisa 100 persen," bebernya.

Di sisi lain, jadwal pelaksanaan UN SMA/SMK sendiri, tambahnya, untuk UN SMK/MAK sampai tiga hari, yakni 25-28 Maret 2019. Kemudian UN SMA/MA selama empat hari, yakni 1,2,4, dan 8 April 2019.

"Kalau ujian susulan SMA/MA dan SMK/MAK sederajat dilaksanakan selama dua hari pada 15-16 April 2019," tuntasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-sejumlah-sekolah-siap-laksanakan-un-2019-meski-jadwal-dimajukan-karena-pemilu.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)