Rakor Penanganan Covid-19 oleh LAMR, Ini 7 Poin yang Disepakati
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual bersama Datuk Seri Setia Amanah Adat yang juga gubernur Riau, Syamsuar, dengan pengurus LAMR Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau dalam rangka membahas penanganan pandemi Covid-19 digelar oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Dalam Rakor secara virtual dengan menggunakan aplikasi Zoom itu, tampak hadir Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri H Al azhar, Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar, Sekretaris Umum MKA LAMR Datuk Taufik Ikram Jamil, termasuk sejumlah pengurus LAMR, baik MKA maupun DPH.
Adapun dari 12 LAMR kabupaten/kota se-Provinsi Riau, LAMR Kabupaten Indragiri Hilir dan LAMR Kota Pekanbaru berhalangan mengikuti Rakor. Disampaikan Datuk Seri Syahril, di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini, aktivitas LAMR harus tetap berjalan, termasuk melaksanakan Rakor secara virtual tersebut.
"Kami sengaja menggelar Rakor ini untuk mengetahui lebih jauh bagaimana penanganan pandemi Covid-19 di kabupaten/kota se-Provinsi Riau serta menyusun langkah dan strategi menghadapi pandemi Covid-19 yang menghantui dunia saat ini," ucapnya.
Ditambahkan Ketua Umum MKA LAMR, Datuk Seri H Al Azhar sedikitnya ada tujuh poin yang dicapai pada Rakor LAMR ini. Pertama, pucuk pimpinan LAMR Provinsi dan Kabupaten/Kota sepakat membuat Gerakan Jaga Kampung (GJK) untuk meningkatkan peran serta dan sinergitas pemangku adat dan pemimpin kelembagaan adat di seluruh Riau dalam setiap ikhtiar yang dilakukan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kedua, gerakan ini sebagai manifestasi tali berpilin tiga sebagai bentuk kepaduan antara umaro (pemerintah), ulama, dan tokoh adat.
“Jadi, GJK ini bukan lembaga yang terpisah, tapi bersinergi dan menyatu dengan gugus tugas yang ada dan digerakkan pemerintah," ujarnya.
Ia menyebut, yang ketiga, basis gerakan berada di kampung/desa-desa dengan penggeraknya para pemangku dan pemimpin kelembagaan adat setempat. Keempat, di tingkat provinsi, GJK dikoordinasikan oleh Satgas Covid-19 LAMR [yang diterajui oleh Datuk Aspandiar cs), dan di tingkat kabupaten/kota dikoordinasikan oleh Satgas LAMR kabupaten/kota. Kelima, pada tahap awal, GJK berfokus pada edukasi protokol kesehatan, memantau situasi keekonomian anak-kemenakan, sekaligus mengaktifkan nilai luhur kebersamaan: senasib sepenanggungan, seaib-semalu, sebangsa rasa merasa, senegeri beri-memberi, sekampung tolong menolong, sedusun tuntun menuntun.
Yang keenam, kata dia, selama Covid-19 ini, beberapa desa/kampung sudah bergerak. Contohnya di Desa Bonai Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu yang pucuk-pucuk adatnya (Datuk Majopati dan Datuk Majoganti) bersama pemuda adat setempat, bahu-membahu dengan aparat desa, Babinkamtibmas, Babinsa, dan petugas kesehatan setempat mengawal desa mereka dari penularan Covid-19.
"Demikian pula di desa-desa tertentu lainnya di berbagai kabupaten seperti dilaporkan pucuk pimpinan LAMR Kabupaten/Kota dalam Rakor LAMR tersebut. Itu menjadi model, diduplikasi untuk diperluas cakupannya sehingga menjadi gerakan masyarakat adat," tuturnya.
Kemudian, yang ketujuh, hingga vaksin yang mujarab ditemukan dan tersedia, pengendalian penyebaran Covid-19 sangat bergantung pada kedisiplinan warga menjalankan protokol kesehatan, juga mobilitas warga. Oleh karena itu, keberadaan GJK ini mengawal di hulu, kedisiplinan, dan mobilitas masyarakat, termasuk membentengi masyarakat dari kebingungan akibat inkonsistensi kebijakan dan pernyataan-pernyataan pejabat pemerintah di Pusat.
"Kesan tagar Indonesia Terserah yang sempat popular dilontarkan sejumlah pihak harus kami elakkan di Riau. Negeri kami ini jauh lebih dulu ada daripada Indonesia, jauh lebih berpengalaman menjalankan bentuk-bentuk kesetiakawanan, bertimbangrasa. Untuk itu, kami tidak akan membiarkan tenaga medis bertarung sendirian melawan Covid-19. Insyaa Allah," tegasnya.(rzt)




Comments (3)
https://riauhits.com/berita-rakor-penanganan-covid19-oleh-lamr-ini-7-poin-yang-disepakati.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply