Perusahaan di Riau Diwanti-wanti untuk Tidak Paksa Karyawan Kenakan Atribut Natal

Logo
Gedung DPRD Riau.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Perusahaan diminta dan diwanti-wanti untuk tidak memaksakan karyawannya mengenakan atribut Natal di Provinsi Riau diwanti-wanti. Hal itu sebagaimana dikatakan Anggota Komisi V DPRD Riau M Adil.

Apalagi, sambungnya, kalau paksaan itu ditujukan kepada umat muslim yang memang tidak merayakan Natal. Ia menerangkan, memang ada hal toleransi, tetapi tidak bisa dipaksa kalau seseorang pekerja tidak mau mengenakannya sebba bertentangan dengan akidah.

Oleh sebab itu, ia pun mengajak semua pihak menghormati keberagaman. 

"Sejauh ini, kami memang belum menerima laporan ada perusahaan yang memaksa mengenakan atribut Natal ke pekerjanya. Akan tetapi, kami ingatkan agar ini tidak terjadi," ujarnya.

Disampaikannya, kalau ada paksaan dari perusahaan kepada pekerjanya, pihaknya akan menanggil perusahaan itu untuk dimintai keterangan.

"Apalagi jika nanti ada perusahaan yang mengancam-ancam pekerjanya jika tak mau kenakan atribut. Kami akan panggil perusahaan semacam itu," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-perusahaan-di-riau-diwantiwanti-untuk-tidak-paksa-karyawan-kenakan-atribut-natal.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)