Pemko Diminta Tata Parkir di Badan Jalan Sudirman yang Berpotensi Jadi Titik Rawan Kemacetan

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Potensi menjadi tempat rawan kemacetan mulai membayangi parkir kendaraan di badan Jalan Sudirman, Pekanbaru. Terlebih lagi ketika Jembatan Siak IV yang menghubungkan Rumbai dan Pusat Kota Pekanbaru nantinya dibuka untuk umum. Sejumlah titik parkir yang menggunakan badan jalan ada di ruas Jalan Sudirman, antara lain, depan Ramayana, depan Senapelan Plaza, Mal Pekanbaru, depan deretan toko mulai dari simpang Jalan Tanjuk Datuk hingga Jalan Hang Tuah.

Menyikapi itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau meminta kepada Pemko Pekanbaru, dalam hal ini Dishub Kota Pekanbaru, untuk segera melakukan penataan parkir di titik-titik tersebut. Pasalnya, saat nanti jembatan Siak IV dibuka, kepadatan kendaraan di Jalan Sudirman akan meningkat.

"Saya sudah sampaikan ke kawan-kawan di Dishub Kota (Pekanbaru). Tolong ini dipelajari. Memang ini menjadi target PAD bagi kota (Pekanbaru). Tapi harus diperhatikan juga keselamatannya dan gangguan lalu lintasnya," ucap Kepala Dishub Riau, Taufik OH.

"Parkir di beberapa titik itu kan masih padat. Sekarang saja sudah mecet apalagi nanti. Ini yang harus diantisipasi," tegasnya.

Ia menerangkan, jika memang di titik-titik parkir yan menggunakan badan jalan itu tidak dapat dibersihkan karena asalan PAD, Pemko Pekanbar disarankan untuk melakukan penataan sehingga parkir tidak terlalu menjorok sampai ke tengah badan jalan dan membuat badan jalan menjadi sempit.

"Kan bisa dibuat sistemnya dengan sistem parkir yang paralel. Jadi, tidak mengganggu dan bisa menjamin keselamatan pengendara lainya," sebutnya.

Dengan dibukanya Jembatan Siak IV untuk umum, imbuhnya, arus lalu lintas di Jalan Sudirman dipastikan akan meningkat.

"Pengaruhnya sangat besar terhadap kepadatan arus lalu lintas di Jalan Sudirman. Karena orang dari arah Rumbai mau ke arah bandara atau mau ke Jalan Sudirman, sangat singkat. Tidak perlu lagi lewat jalan Riau. Nanti dari Rumbai ke pusat itu, paling 5 sampai 10 sudah sampai," jelasnya.

Ia mengakui, di satu sisi, dengan dibukanya Jembatan Siak IV akan memudahkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari arah Rumbai menuju ke Pusat Kota, atau sebaliknya. Pasalnya, waktu perjalanan menjadi singkat. Akan tetapi, di sisi lain, dengan dibukanya Jembatan Siak IV itu akan menimbulkan masalah baru, di antaranya adalah munculnya titik-titik rawan kemacetan yang baru akibat lancarnya transportasi dari Rumbai menuju ke Jalan Sudirman.

"Parkir di sejumlah titik di Jalan Sudirman masih padat. Seperti di sebarang Ramayana. Kemudian depan Mal Pekanbaru," tuturnya.

Adapun titik-titik parkir di badan jalan itu akan menimbulkan kemacetan baru di Jalan Sudirman jika tidak segera ditata karena dibukanya Jembatan Siak IV akan membuat kepadatan kendaraan di Jalan Sudirman meningkat. Sementara, diketahui, badan jalan yang dijadikan tempat parkir itu membuat badan jalan menjadi sempit.

"Parkir di beberapa titik itu kan masih padat. Sekarang saja sudah mecet apalagi nanti. Ini yang harus diantisipasi," ucapnya.

Namun, bukan hanya parkir di badan jalan Sudirman yang harus ditata kembali, melainkan juga sejumlah pembelokan atau U turn. Sebab, dengan dibukanya Jembatan Siak IV nantinya sejumlah U turn itu dikhawatirkan dapat menjadi titik rawan kemacetan.

"Seperti U turn di dekat parit indah dan Jalan Arifin Ahmad itu kan sering macet sekarang," bebernya.

Karena itu, pihaknya meminta kepada Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru untuk segera melakukan penataan parkir dan mengantisipasi sejumlah titik rawan kemacetan di U turn. Pasalnya, untuk penataan parkir di badan jalan yang selama ini menjadi PAD Kota Pekanbaru, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemko Pekanbaru.

"Kemarin sudah saya sampaikan. Ini harus disiapkan, untuk mengantisipasi kemacetan. Karena begitu dibuka jembatan siak IV volume kendaraan di jalan Sudirman ini akan meningkat. Sekarang saja ramai," ungkapnya.

Di sisi lain, guna mengantisipasi kemacetan di sejumlah U turn, ia menyarankan ke Dishub Kota Pekanbaru untuk mencari akses jalan alternatif, utamanya di sekitar Jalan Parit Indah dan Jalan Arifin Ahmad menuju ke Simpang Tiga.

"Jalan-jalan disekitar Arifin Ahmad menuju Simpang Tiga harus dihidupkan untuk mengantisipasi kemacetan itu," tuntasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-pemko-diminta-tata-parkir-di-badan-jalan-sudirman-yang-berpotensi-jadi-titik-rawan-kemacetan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)