Laporan Pembenahan Fasilitas Embarkasi Haji Antara Riau Belum Diterima oleh Kemenag

Logo

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau diketahui belum menyampaikan laporan ke Kementrian Agama RI terkait tindak lanjut sejumlah catatan yang ditemukan pihak Kementrian Agama saat meninjau embarkasi haji antara Riau beberapa waktu lalu hingga pekan terakhir Januari ini. 

Menurut Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Kementrian Agama (Kemenag) RI, Muhajirin Yanis, pihaknya hingga kini belum mendapatkan laporan terkait beberapa pembenahan fasilitas di embarkasi haji antara Riau.

"Kalau penetapan tinggal menunggu beberapa catatan kemarin yang harus dibenahi oleh Pempov Riau. Kami tinggal menunggu itu," ucapnya.

Diakuinya, sejumlah catatan itu sudah ditindaklanjuti oleh Pemprov Riau. Akan tetapi, untuk melakukan pembenahan, memang tidak bisa diselesaikan dalam waktu yang singkat. Oleh sebab itu, pihaknya memaklumi jika hingga kini belum ada laporan yang diserahkan ke kementerian terkait progres pembenahan di embarkasi haji antara Riau.

"Mereka sebenarnya sudah menindaklanjuti, memang itu tidak bisa selesai dalam sehari. Tapi untuk progresnya sampai hari ini kami belum dapat laporan," ungkapnya.

Kemenag RI melalui Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) sebelumnya memberikan sejumlah catatan yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pemprov Riau sebelum embarkasi haji antara Riau dioperasikan pada musim haji tahun ini. Catatan itu merupakan hasil peninjauan Dirjen PHU Kemenag RI ke Embarkasi Haji Antara Riau belum lama.

Usai mengecek seluruh ruangan yang ada di embarkasi haji antara Riau, Kemenag mengirimkan surat ke Pemprov Riau yang berisi sejumlah catatan yang harus segera dilengkapi dan diperbaiki.

"Surat itu menyarankan beberapa hal hasil tinjauan ke gedung Rusunawa Mekar Sari," ucap Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi pada Selasa (15/1/2019) silam.

Sejumlah catatan yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pemprov Riau jelang dioperasikannya embarkasi haji antara Riau itu, antara lain, pemasangan name tag atau plang nama di setiap ruang kantor pelayanan, termasuk aula kedatangan dan keberangkatan.

Tak hanya itu, Kemenag juga meminta Pemprov Riau untuk melakukan dilakukan seterilisasi di aula keberangkatan dan melakukan pengecatan sejumlah ruangan yang saat ini catnya sudah terlihat kusam. Selain itu, Kemanag pun meminta Pemprov Riau agar menyiapkan dengan baik lahan parkir, akses jalan masuk dengan baik sehingga armada bus bisa keluar masuk dengan lancar. Pemprov Riau pun diminta untuk mejaminan kelancaran operasional.

"Tapi ini tak masalah karena anggaran sudah kita persiapkan dan persetujuan dari daerah sudah kita dapatkan. Ada beberapa catatan yang tak begitu urgen, tapi itu perlu. Karena kemarin baru sebagaian yang dipasang sehingga jemaah lebih mudah mencari ruang layanan yang hendak dituju. Kemudian pengecatan ulang ketiga gedung Rusunawa mengingat sudah mulai kusam," paparnya.

Di samping memberikan catatan agar Pemprov Riau melakukan sejumlah perbaikan dan penambahan fasilitas, Kemenag mengapresiasi sejumlah ruangan yang dinilai sudah cukup representatif untuk jemaah.

"Seperti ruang kedatangan, keberangkatan, makan, manasik dan lahan parkir, sudah cukup baik," ungkapnya.

Atas sejumlah catatan dari Kemenag, pihaknya pun meminta agar standar operasional pelayanan di embarkasi antar harus satu atap dengan semua intansi terkait.

"Kami juga harus bangun sistem koordinasi penyelenggara haji, ini ada di Kanwil Kemenag Riau. Itu bisa diintegrasikan dengan penyelenggara haji provinsi," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-laporan-pembenahan-fasilitas-embarkasi-haji-antara-riau-belum-diterima-oleh-kemenag.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)