Pelajar Korban Perundungan di Pekanbaru Diberi Pendampingan oleh DP3A

Logo
Siswa korban bullying di Pekanbaru saat menjalani perawatan di rumah sakit.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Pendampingan psikolog dan hukum kepada korban perundungan disertai dengan kekerasan salah seorang pelajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Kota Pekanbaru sudah dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Hal itu sebagaiman diungkapkan oleh Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Pekanbaru, Sarkawi.

"Kami melakukan pendampingan kepada korban dan juga telah melakukan pendamping advokat dan psikolog kepada korban," ucapnya.

Disampaikannya, pihaknya tidak bisa melindungi pelaku. Akan tetapi, imbuhnya, saat ini pelaku sudah mendapatkan pengawalan hukum dari Lembaga Anak.

"Untuk pelaku, juga telah ada yang melakukan pendampingan, tetapi bukan dari kami. Kalau untuk pelaku, sudah ada juga yang masuk dan melakukan pendampingan, yaitu dari Lembaga Perlindungan Anak," jelasnya.

Kasus perundungan yang melibatkan 3 orang siswa di SMPN 38 Pekanbaru itu diketahui mengakibatkan 1 orang siswa harus menjalani operasi dan serangkaian perawatan lainnya. Menurut Kapolresta Pekanbaru, AKBP Nandang Mu'min Wijaya perundungan terjadi pada hari Selasa (5/11/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

"Kronologi awalnya hanya bercanda-bercanda, mungkin adanya semacam kata-kata yang mungkin tidak bisa diterima oleh para terlapor ini," kata AKBP Nandang, Senin (11/11/2019).

"Dan mungkin tersinggung sehingga terpancing emosinya. Karena anak-anak emosinya belum stabil kan," ucapnya.

"Dari ketiga terlapor tersebut, ada yang memukul korban menggunakan bingkai foto dan ada juga yang memegang kepalanya lalu membenturkan kepalanya ke dengkul (lutut) terlapor," bebernya.

Pada saat kejadian, sambungnya, guru berada di dalam kelas.

"Memang ada guru di dalam kelas. Namun, saat itu guru tersebut sedang mencari tugas-tugas di dalam handphone. Jadi, tidak memperhatikan secara langsung kejadian itu karena dianggapnya memang bercanda. Namun, tiba-tiba terjadi kekerasan terhadap korban ini," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-pelajar-korban-perundungan-di-pekanbaru-diberi-pendampingan-oleh-dp3a.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)