Membahayakan Jalur Pelayaran, Bangkai Kapal Tongkang di Meranti Masih Belum Dievakuasi

Logo
Ilustrasi kapal tongkang.

(RIAUHITS.COM) SELATPANJANG - Evakuasi terhadap bangkai kapal tongkang yang tenggelam di perairan Selat Rengit, Kabupaten Kepulauan Meranti masih belum dilakukan oleh sang pemilik kapal. Adapun bangkai kapal tongkang itu diduga kuat menjadi penyebab tenggelamnya sejumlah kapal yang terjadi dalam kurun waktu 2 tahun belakangan.

Menurut Petugas Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang, Ade Kurniawan, pihaknya sudah menyurati si pemilik tongkang. Namun, sang pemilik tongkang belum juga mengevakuasi kapal tersebut meski sudah tiga kali disurati.

"Terakhir mereka datang ke kantor, mereka menyatakan ketersediaannya untuk mengevakuasi kapal tongkangnya dari dasar selat. Namun, hingga saat ini belum juga," ujarnya, Kamis (6/9/2018).

Sementara itu, guna mengantisipasi terulangnya kecelakaan pelayaran di Selat Rengit, KSOP telah memasang rambu-rambu. Akan tetapi, rambu-rambu itu ternyata tidak bertahan lama.

"Terakhir saat kami ke sana, rambu-rambu di titik tenggelamnya kapal tongkang sudah hilang. Mungkin dicuri orang," jelasnya.

Dia mengakui, kapal tongkang yang tenggelam itu membahayakan arus pelayaran. Apalagi, kapal yang berlayar di perairan Selat Rengit cukup banyak.

"Selat Rengit termasuk jalur pelayaran yang ramai, speedboat penumpang dan kapal motor di Meranti selalu lewat situ," tuntasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)