Lahan Gambut di Dumai Masih Saja Terbakar meski Ada Sekat Kanal, Ini Kata BRG

Logo
Ilustrasi pemadaman lokasi karhutla.

(RIAUHITS.COM) DUMAI - Pada 2018 ini masih saja terjadi kebakaran di sejumlah areal gambut di Kota Dumai, yakni pada rentang Juli hingga Agustus 2018. Adapun lahan yang terkena dampak kebakaran, antara lain, adalah lahan gambut yang terdapat sekat kanal. Sekat kanal itu dibuat Badan Restorasi Gambut (BRG) bersama masyarakat di kawasan Medang Kampai.

"Kami akui masih ada lahan yang terdapat sekat kanal yang kena dampak kebakaran lahan. Tapi hanya satu atau dua titik," kata Kepala BRG, Nazir Foead, Kamis (20/9/2018).

Dia pun memastikan kawasan yang terdapat sekat kanal tidak kena dampak kebakaran lahan. Diketahui, lokasi pembasahan gambut yang terbakar merupakan kawasan terkena dampak kebakaran lahan di sekitarnya. Api merembet hingga membakar lahan yang terdapat sekat kanal.

"Ada yang terbakar, tapi tidak banyak. Lahan yang terbakar karena api menjalar dari lahan di dekatnya," jelasnya.

Adapun BRG bersama masyarakat pada 2017 sudah menuntaskan pembangunan 41 sekat kanal. Sekat itu menyebar di Kelurahan Pelintung, Kelurahan Mundam dan Kelurahan Teluk Makmur. BRG bersama masyarakat kembali membangun 47 unit sekat kanal tambahan pada 2018, dengan anggaran hingga Rp1,57 miliar.

Ke depannya akan dibangun di lahan gambut Kecamatan Medang Kampai dan Kecamatan Bukit Kapur dengan melibatkan lima kelompok masyarakat. Lokasinya tersebar di Kelurahan Kampung Baru (Bukit Kapur) sebanyak 10 unit. Dua titik lagi di Kecamatan Medang Kampai yakni di Kelurahan Teluk Makmur sebanyak 9 unit dan Kelurahan Mundam sebanyak 28 unit.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)