Ini Imbauan-imbauan Panglima TNI untuk Prajurit Yonif 132/BS Salo yang Akan Dikirim ke Timor Leste
- By Admin
- Sabtu, 27 Juli 2019 - 13:20:29 WIB
- 1250 views
(RIAUHITS.COM) BANGKINANG - Pada Jumat (26/7/2019), Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP tiba di Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti Salo. Adapun kehadiran sang jenderal mampu membakar semangat 400 prajurit Yonif 132/BS Salo yang akan diberangkatkan untuk melaksanakan tugas Operasi Satgas Pengamanan Perbatasan Darat Republik Indonesia-Republik Demokratik Timor Leste (RI-RDTL) Sektor Barat.
Panglima TNI datang dan disambut langsung oleh Pangdam 1/BB Mayjen TNI MS Fadhillah, Danrem 031/WB Brigjen TNI M Fadjar, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin, Dandim se-Riau, Danyonif 132/BS Mayor Inf Wisyudha Utama, Kapolda Riau, Plh Bupati Kampar yang diwakili Asisten III Setdakab Kampar Syamsul Bahri, Kalapas IIA Bangkinang, Herry Suhasmin, dan Forkompinda se-Kabupaten Kampar.
Di depan 400 orang prajurit yang akan diberangkatkan ke Negara Timor Timur, Panglima TNI mengaku bangga dengan Batalyon 132/BS yang tampil beda dan kekompakannya. Ia kemudian meminta seluruh prajurit untuk proaktif dan berani menyampaikan kekurangan peralatan di lapangan agar tidak terjadi kendala dalam menjalankan tugas selama operasi.
"Kami ingin prajurit profesional sebab yang menerima di lapangan prajurit, yang ada di Jakarta sana hanya menerima laporannya saja," ucapnya.
Di samping itu, kepada para prajurit ia mengingatkan agar memahami taktik pertempuran di lapangan. Selain itu, para prajurit juga diingatkannya agar setelah sampai di wilayah operasi, langsung mengenali demografi, geografi, dan kondisi sosial.
"Kalian ditugaskan di sana bukan hanya menjaga patok batas, tetapi yang penting bagaimana merebut dan kuasai hati rakyat," tuturnya.
Ia menerangkan, langkah merebut hati rakyat itu dengan kegiatan pembinaan, penyerahan bantuan sosial, maupun pendidikan. Adapun persoalan lain yang harus menjadi fokus perhatian pasukan TNI di Timtim, yakni soal gizi buruk dan stunting. Terkait itu, Panglima TNI meminta prajurit agar menginventarisasikan hal itu dan kemudian akan dilanjutkan sampai ke pusat.
Lebih jauh, ia pun mengingatkan prajurit TNI untuk menghindari perbuatan negatif, seperti narkoba, minuman keras, dan asusila.
"Prajurit sebagai satria, akan menghindari hal negatif," tegasnya.
Ditambahkannya, pasukan yang dikirim menjaga perbatasan tersebut akan membantu pemerintah dalam pemberantasan penyelundupan, baik penyelundupan narkoba, minuman keras, dan barang terlarang lainnya.(rzt)




Comments (3)
https://riauhits.com/berita-ini-imbauanimbauan-panglima-tni-untuk-prajurit-yonif-132bs-salo-yang-akan-dikirim-ke-timor-leste.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply