Evaluasi Kinerja OPD Pemprov Riau Mulai Dilakukan Syamsuar pada Pekan Ini
- Jumat, 14 Juni 2019
- 938 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Desakan Kongres Luar Biasa (KLB) yang disampaikan Presidium Gerakan Moral Penyelamat Partai Demokrat (GMPPD) ditolak oleh Partai Demokrat Kota Pekanbaru. GMPPD sebelumnya memadang KLB Demokrat dapat menyelematkan nasib partai karena terjadi penurunan prestasi partai sejak Pileg 2009 hingga 2019.
Menurut Ketua DPD Partai Demokrat Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, hingga kini tidak ada masalah yang berarti di Partai Demomrat, baik di tingkat pusat maupun daerah.
"Pada pemilu dan pilpres 2019, Partai Demokrat pada posisi yang tidak diuntungkan, tetapi kepemimpinan pak SBY mampu menaikkan spirit pengurus dan kader," ucapnya.
Ia menyebut, bukti naiknya semangat kader dan kepercayaan masyarakat adalah ketika suara dan kursi Partai Demokrat di Kota Pekanbaru meningkat.
"Jadi, Partai Demokrat Kota Pekanbaru menegaskan menolak gerakan-gerakan semacam ini, tetapi mendukung konsolidasi untuk menyambut kebangkitan dan kemenangan pada event-event pilkada dalam waktu dekat," jelasnya.
Pria yang akan duduk di DPRD Riau untuk periode 2019-2024 itu kemudian mengingatkan kepada siapa saja agar tidak mengganggu dan merusak Partai Demokrat karena pihaknya siap untuk melawan hal itu.
Sebelumnya, Presidium Gerakan Moral Penyelamat Partai Demokrat (GMPPD) mendorong partai besutan SBY itu untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB). GMPPD menuntut penyelenggaraan KLB Demokrat paling lambat 9 September 2019. Sejumlah politikus senior Demokrat tergabung di GMPPD, yaitu Max Sopacua, Ahmad Mubarok, hingga Ahmad Yahya.(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-gmppd-desak-gelar-klb-ini-sikap-dpd-demokrat-pekanbaru.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply