Evaluasi Kinerja OPD Pemprov Riau Mulai Dilakukan Syamsuar pada Pekan Ini
- Jumat, 14 Juni 2019
- 933 likes
Ini Syarat untuk Ikut dalam Operasi Bibir Sumbing yang Digelar Polda Riau
- Jumat, 14 Juni 2019
- 933 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sejumlah kasus konflik gajah dengan masyarakat di beberapa daerah di Provinsi Riau terjadi selama Lebaran 1440 H. Kasus itu, antara lain, terjadi di perbatasan Kecamatan Rumbai (Kota Pekanbaru), Kecamatan Tapung (kabupaten Kampar) dan Kecamatan Minas (kabupaten Siak), serta di Kecamatan Peranap (kabupaten Indragiri Hulu).
Diketahui, kawanan gajah masuk ke areal perkebunan dan pemukiman warga, yang membuat petugas dan masyarakat bersiaga di lokasi saat momen Lebaran. Menurut Kepala Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, Riau saat ini memiliki delapan kantung gajah yang menjadi habitat satwa langka tersebut di alam liar.
Akan tetapi, sambunya, seiring berjalannya waktu, landscape kantung gajah terus mengalami perubahan. Hal itu membuat beberapa kawanan ada yang mencari makan ke luar habitatnya sehingga bersinggungan dengan manusia.
“Seperti di kantung gajah Tesso Nilo, merupakan yang terbesar di Riau, ada lebih dari 140 ekor gajah di sana. Perubahan kondisi habitat membuat gajah ini masuk ke perkebunan warga yang ada di Peranap, Inhu,” ucapnya.
Diterangkannya, perubahan landscape kantung gajah membuat ruang habitat gajah menjadi sempit. Akibatnya, gajah berani mendekati pemukiman dan kebun yang dikelola warga. Apabila seperti itu, gajah perlu kembali digiring ke habitatnya agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Untuk melakukan penggiringan terhadap kawanan gajah, tenaga manusia saja tidak akan cukup. Makanya kami libatkan dua ekor gajah jinak jantan yang besar untuk melakukan penggiringan terhadap gajah di Peranap. Alhamdulillah gajah jinak sudah ada di lokasi," paparnya.
Lebih jauh disampaikannya, tim sudah mulai lakukan penggiringan terhadap kawanan gajah tersebut untuk kembali ke habitatnya.(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-ini-kata-bbksda-riau-terkait-banyaknya-kawanan-gajah-liar-masuk-ke-areal-perkebunan-warga.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply