Wagubri: sejak Adaptasi Kebiasaan Baru, Masyarakat Banyak yang Abai Terapkan Protokol Kesehatan

Logo
Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sejak adaptasi kebiasaan baru (new normal), banyak masyarakat di Provinsi Riau yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution. Ia menyebut, kondisi itu yang dianggap menyebabkan tingginya angka kasus penularan Covid-19 di Riau beberapa bulan terakhir.

"Sejak diterapkan adaptasi kebiasaan baru, masyarakat banyak yang abai terapkan protokol kesehatan karena kami lihat masih ada yang tidak pakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan," ucapnya.

"Tentu saja kondisi ini dapat menyebabkan penularan Covid-19 yang semakin meluas dan banyaknya muncul klaster penularan baru," tuturnya.

Mantan komandan Korem 031 Wirabima ini menambahkan, dalam rangka mendisiplinkan protokol kesehatan, Pemprov Riau sudah mengeluarkan Pergub dan Perda tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

"Aturan itu sebagai payung hukum dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, yang dalam aturannya diatur sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan," jelasnya.

Di samping itu, sambungnya, Pemprov Riau juga giat menerapkan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) untuk menekan kasus Covid-19.

"Kemudian kami bersama TNI/Polri, kabupaten/kota, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak terus gencar melakukan edukasi dan sosialisasi mengingatkan masyarakat agar disiplin protokol kesehatan," paparnya.

"Karena kami menilai penegakan protokol kesehatan sudah selayaknya menjadi perhatian bersama untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Riau," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-wagubri-sejak-adaptasi-kebiasaan-baru-masyarakat-banyak-yang-abai-terapkan-protokol-kesehatan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)