Kepengurusan FPK dan FKDM Riau Periode 2019-2022 Resmi Dikukuhkan Gubri
- Jumat, 12 Juli 2019
- 846 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Hasil kajian terhadap persoalan abrasi di tiga pulau Riau, yakni Rupat, Bengkalis, Rangsang, dilaporkan oleh Tim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Menurut mereka, abrasi pantai di tiga pulau itu sangat memprihatikan.
Bahkan, tiga pulau yang memiliki kateristik tanah gambut itu terancam bisa tenggelam jika masalah ini tidak cepat ditangani. Menurut Asisten Deputi Lingkungan dan Kebencanaan Kemenko Kemaritiman, Saha Penggabean, dari hasil kajian pihaknya, abrasi pantai di tiga pulau itu sepanjang 167 meter dan tiap tahun abrasi mencapai 10 meter hingga puluhan meter.
"Abrasi ini akibat hantaman gelombang laut pada bulan tertentu, juga disebabkan kerusakan mangrove (bakau) yang mencapai 16.090 hektar," ucapnya.
Kerusakan mangrove itu, sambungnya, disebabkan adanya penebangan mangrove secara ilegal, baik untuk kayu arang dan kebutuhan lain.
"Atas kondisi itu ggaris pantai dan batas negara Indonesia bergeser ratusan meter hingga lebih 1 kilometer," paparnya.
Sementara itu, menurut Gubernur Riau, Syamsuar, hasil kajian Tim Kemenko Kemaritiman dan BPPT tersebut nantinya akan dibahas bersama Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan pada 16 Juli dalam rangka mencari solusi atas persoalan abrasi di tiga pulau Riau.
"Termasuk nanti dicarikan solusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan persoalan-persoalan mangrove yang nanti akan direhabilitasi," tuturnya.(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-tiga-pulau-di-riau-terancam-tenggelam-akibat-rusaknya-16090-hektar-hutan-mangrove.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply