Terkendala Peta Bidang, Proyek Rigid Jalan Badak Belum Rampungkan Ganti Rugi

Logo
Kondisi Jalan Badak, Tenayan Raya, Pekanbaru beberapa waktu lalu.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Pengerjaan proyek rigid Jalan Badak Ujung masih berlagsung hingga saat ini. Adapun pembangunan itu berdampak kepada lahan milik warga di sekitar proyek bernilai Rp4,7 miliar tersebut.

"Ada kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk peningkatan Jalan Badak Ujung. Jalan tanah itu akan dijadikan jalan beton," ucap Kepala Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru Dedi Gusriadi, Rabu (13/11/2019).

Adapun menurut perencanaan Dinas PUPR, jalan itu diperlebar dengan ukuran yang bervariasi antara 5 hingga 6 meter. Saat ini, usulan perencanaan Dinas PUPR itu sudah dianggarkan dan disahkan DPRD dalam APBD Perubahan 2019. Dedi menerangkan, dana untuk pembebasan lahan dari Dinas PUPR itu diberikan ke Dinas Pertanahan sebagai eksekutor.

Dalam tahapan pembebasan lahan, Dinas PUPR, pihak Kecamatan Tenayan Raya, dan Dinas Pertanahan sudah memasang patok di sepanjang jalan yang dilebarkan.

"Tim dari Dinas Pertanian dan Perikanan, tim dari Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, dan tim dari Badan Pertanahan Negara (BPN) Pekanbaru sudah turun ke lokasi yang akan diganti rugi," paparnya.

Masing-masing tim, imbuhnya, bertugas mendata lahan yang akan diganti rugi. Adapun tim Dinas Pertanian dan Perikanan membuat data terhadap tanaman-tanaman.

"Tim dari Bidang Cipta Karya melihat rumah masyarakat yang terdampak pelebaran jalan, sedangkan tim BPN bertugas membuat peta bidang terhadap luasan tanah yang akan diganti rugi," ungkapnya.

Kemudian, sambungnya, data dari tiga tim ini diserahkan ke tim appraisal (lembaga independen yang bertugas menghitung nilai tanah). Lalu, tim appraisal menghitung nilai tanah, nilai bangunan, dan nilai tanaman yang akan diganti rugi.

"Sekarang, tahapan ini sedang dikerjakan. Berdasarkan hitungan tim appraisal inilah Pemko Pekanbaru menggelontorkan uang ganti rugi," bebernya.

Lebih jauh disampaikannya, data dari Dinas Pertanian dan Perikanan serta data tim Bidang Cipta Karya Dinas PUPR sudah diterima tim appraisal.

"Hanya satu yang belum lengkap, yaitu peta bidang dari BPN Pekanbaru," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-terkendala-peta-bidang-proyek-rigid-jalan-badak-belum-rampungkan-ganti-rugi.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)