Rugikan Negara Rp7,2 M, Dugaan Kredit Fiktif BRI Ujung Batu Diusut Kejati Riau

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Dugaan korupsi kredit fiktif di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) disinyalir telah merugikan negara sebesar Rp7,2 miliar. Perkara itu saat ini tengah diusut oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Adapun penyelidikan kredit fiktif itu diungkap olehh Kepala Kejati Riau, Uung Abdul Syakur.

"Sedang penyelidikan BRI," katanya didampingi Asintel Intelijen, SP Simaremare dan Aspidus, Subekhan, selepas peringatan Hari Bakti Adhyaksa ke-59 di Kantor Kejati Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (22/7/2017).

Ia menyebut, dugaan korupsi tersebut dilaporkan langsung oleh manajemen BRI ke Kejati Riau. Laporan tersebut ditindaklanjuti oleh Kejati dengan pengumpulan bahan dan keterangan. Kredit itu diketahui dicairkan pada 2017-2018. Kata dia lagi, dalam kredif fiktif tersebut, diduga ada keterlibatan pihak internal BRI.

"Melibatkan pihak internal. Ini yang sedang didalami oleh tim Pidsus (Pidana Khusus)," jelasnya.

Di samping BRI, sambungnya, pihaknya juga tengah mengusut dugaan korupsi di dua bank lain, yakni Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Pekanbaru dan Bank Riau Kepri (BRK) Cabang Pangkalan Kerinci.

"Ada tiga bank yang sedang kami tangani," tuturnya.

Lebih jauh disampaikannya, untuk BJB Cabang Pekanbaru, diusut dugaan pembobolan rekening nasabah. Pembobolan rekening nasabah itu diketahui terjadi pada tahun 2014-2018 dengan nilai Rp20 miliar. Tak hanya di Kejati, dugaan kredit di BJB cabang Pekanbaru juga diusut oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, tetapi menyangkut perkara pengalihan agunan kredit. Pada kasus tersebut, sejumlah saksi dari internel bank maupun debitur sudah dimintai keterangan.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-rugikan-negara-rp72-m-dugaan-kredit-fiktif-bri-ujung-batu-diusut-kejati-riau.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)