Karhutla di Rupat, Polres Bengkalis Turunkan Tim untuk Bantu Upaya Pemadaman
- Senin, 25 Februari 2019
- 35 likes
Meski Belum Semua OPD Serahkan Paket Pekerjaan, Pemkab Pelalawan Targetkan Maret Lelang Proyek
- Minggu, 24 Februari 2019
- 35 likes
RIAUHITS.COM, DUMAI, 20 Oktober 2026 — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Dumai) menyalurkan bantuan sarana dan prasarana kesehatan kepada lima pos pelayanan terpadu (posyandu) di Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai. Bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi balita, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia) di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Lima posyandu penerima bantuan tersebut meliputi Posyandu Rejosari, Posyandu Nelayan, Posyandu Muslim, Posyandu Madani, dan Posyandu Rejosari Sri Pulau. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada 2 Oktober 2026 oleh Junior Officer I CSR & SMEPP PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Gatra Wiraandika, dan diterima oleh ketua masing-masing posyandu.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Tanjung Palas, Herfina Herman, S.Sos., serta Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Tanjung Palas, Bambang Hendriyanto.
Adapun bantuan yang disalurkan terdiri atas lima unit timbangan bayi, lima unit timbangan badan, lima unit alat pengukur tekanan darah, lima unit alat pengukur tinggi badan, lima unit kipas angin, 10 kursi plastik, dua meja, dua lembar tikar plastik, serta 40 buku bacaan anak usia dini.
Peralatan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan pelayanan rutin posyandu, mulai dari pemantauan pertumbuhan balita, pemeriksaan kesehatan dasar, hingga peningkatan kenyamanan masyarakat saat mengakses layanan kesehatan. Sementara itu, buku bacaan anak diharapkan dapat mendukung stimulasi perkembangan dan pengenalan literasi sejak usia dini.
Bantu Ganti Peralatan yang Rusak
Bantuan peralatan kesehatan tersebut disambut positif oleh para kader posyandu. Asmidar, Ketua Posyandu Nelayan yang akrab disapa Mama Love, mengatakan bahwa bantuan dari Kilang Dumai sangat membantu dalam mengganti sejumlah peralatan yang telah lama digunakan dan mengalami kerusakan.
Menurutnya, kondisi peralatan yang kurang memadai sebelumnya menjadi salah satu tantangan dalam mendukung kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat. Bahkan, pihak posyandu sempat menggunakan dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan.
“Perlengkapan tersebut sebenarnya sudah pernah tersedia di posyandu, tetapi karena sudah lama digunakan, kondisinya menjadi rusak. Bahkan sebelumnya, kami juga sempat membeli perlengkapan menggunakan dana pribadi posyandu. Terima kasih kami ucapkan kepada Pertamina RU Dumai atas bantuan yang telah diberikan kepada posyandu di Kelurahan Tanjung Palas,” ujar Mama Love.
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan kepada masing-masing posyandu memiliki jenis yang relatif sama, dengan tambahan perlengkapan tertentu sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk tikar untuk menunjang kegiatan pelayanan.
Mama Love juga mengungkapkan bahwa penambahan Posyandu Rejosari Sri Pulau menjadi langkah untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan di Kelurahan Tanjung Palas. Sebelumnya, wilayah tersebut memiliki empat posyandu. Namun, jarak yang cukup jauh bagi sebagian warga mendorong perlunya penambahan satu posyandu agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan.
“Karena jarak yang cukup jauh, diperlukan posyandu tambahan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan,” tambahnya.
Keberadaan fasilitas yang memadai dan jangkauan layanan yang lebih dekat diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan posyandu secara rutin, terutama untuk memantau tumbuh kembang anak dan menjaga kesehatan keluarga.
Dukung Pencegahan Stunting melalui Program TJSL
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menjalankan operasional yang andal dan aman sekaligus menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), termasuk dukungan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.
“Bantuan alat-alat penunjang posyandu ini merupakan bentuk kepedulian Kilang Dumai kepada masyarakat di Kelurahan Tanjung Palas, karena mereka adalah tetangga dekat kami dari kilang. Dukungan ini juga menjadi wujud sinergi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung program percepatan penurunan stunting,” ujar Muhammad Rum.
Menurutnya, penguatan fasilitas posyandu merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Dengan peralatan yang lebih memadai, para kader diharapkan dapat menjalankan kegiatan pemantauan kesehatan secara lebih optimal dan membantu masyarakat memperoleh pelayanan dasar secara berkala.
Dukungan terhadap posyandu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran masyarakat dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Pemantauan pertumbuhan balita secara rutin, edukasi gizi, serta pendampingan bagi keluarga menjadi unsur penting dalam mendukung pencegahan stunting.
Melalui penyaluran bantuan ini, Kilang Dumai berharap sinergi antara perusahaan, pemerintah kelurahan, kader posyandu, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar sekaligus memperluas manfaat program TJSL bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-pertamina-kilang-dumai-bantu-lima-posyandu-perkuat-layanan-kesehatan-warga.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply