Penyebab Kebakaran Gedung Plasa Telkom Masih Diselidiki Polda Riau

Logo
Kebakaran di Gedung Plasa Telkom Pekanbaru.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Penyebab kebakaran gedung Plasa Telkom, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru pada Selasa (12/8/2020) lalu masih diselidiki oleh Kepolisian Daerah (Polda) Riau. Akibat kebakaran itu, layanan internet dari provider Telkomsel lumpuh. Untuk pengamanan lokasi kebakaran dipasang garis polisi atau police line.

Di sisi lain, sejumlah aparat turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Menurut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, tim melakukan pemeriksaan di lokasi kebakaran tidak lama setelah peristiwa itu terjadi.

"Dari tadi malam hingga siang ini," katanya, Rabu (12/8/2020).

Disampaikannya, terdapat 6 personel dari Laboratorium Forensik (Labfor) cabang Pekanbaru yang dipimpin Kacab Labfor, AKBP Yani, melakukan pemeriksaan di objek yang terbakar. Tim labfor membawa beberapa sampel, antara lain, kabel-kabel yang terbakar dan abu untuk diperiksa dan dianalisis di Labfor. Dari sampel itu akan diketahui penyebab kebakaran.

"Ini memerlukan waktu untuk tim bekerja," jelasnya.

Kebakaran gedung Plasa Telkom terjadi pada Selasa (11/8/2020) lalu sekitar pukul 14.30 WIB. Api berasal dari lantai dua gedung itu. Kepulan asap tebal hitam membumbung dari dalam gedung. Pegawai Telkom berhamburan ke luar gedung untuk menyelamatkan diri. Kebakaran itu menyebabkan hilangnya akses jaringan Telkomsel, baik untuk menelpon, SMS, serta layanan paket data dan internet.

Diketahui, 8 unit mobil Pemadam Kebakaran diturunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Api diduga berasal dari over kapasitas dari kabel.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-penyebab-kebakaran-gedung-plasa-telkom-masih-diselidiki-polda-riau.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)