M Noer Akui Legawa saat Didemosi dari Jabatan Sekda ke Kepala Diskes

Logo
Mantan sekdako Pekanbaru, M Noer.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Dalam pelantikan oleh Pemko Pekanbaru pada Jumat (26/6/2020) sore, M Noer MBS didemosi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru ke Kepala Dinas Kesehatan (Diskes). Menurut Asisten I Setdako Pekanbaru, Azwan, untuk jabatan Kepala Diskes, tidak harus berpengalaman di bidang kesehatan dan S2 kesehatan.

Dikatakannya, Komisi ASN merekomendasikan untuk menempatkan M Noer pada jabatan yang kosong.

"Rekomendasi KASN tempatkan ke yang kosong," ucapnya.

Adapun menurut M Noer MBS sendiri, dirinya dalam seleksi untuk menjadi Widyaiswara Utama di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Guna menjadi Widyaiswara, syaratnya harus ada jabatan. Diakuinya, beberapa waktu lalu dirinya sempat menyampaikan permintaan kepada wali kota Pekanbaru untuk menunda pergantian Sekda hingga seleksi Widyaiswaranya selesai.

"Tapi semua kembali pada Pak Wali sebagai pengambil keputusan," tuturnya.

M Noer menegaskan dirinya legawa meski tidak lagi menjadi Sekda setelah empat tahun lebih menjabat. Adapun sebagai ASN, sambungnya, harus siap terhadap apa pun yang menjadi keputusan pimpinan.

"Saya mengucapkan selamat pada pejabat yang dilantik dan memohon maaf jika selama ini ada kesalahan selama menjabat," sebutnya.

Ditambahkannya, dirinya akan menyelesaikan tanggung jawab sebagai Sekda sebelum serah terima jabatan pada Plt Sekdako. Kemudian, ia akan melakukan sertijab di Dinas Kesehatan dan selanjutnya di situ ditunjuk Plh (Pelaksana Harian).

"Karena saya akan cuti untuk mengurus seleksi Widyaiswara yang sedang berjalan sekarang," bebernya.

Sementara itu, soal jabatan yang diterimanya turun dari Sekda menjadi Kadiskes, ia mengaku tak mempermasalahkan. M Noer menyebut, dirinya hanya prihatin pergantian terjadi ketika kondisi dalam masa fokus penanganan Covid-19. Untuk diketahui, di Pekanbaru saat ini ada enam orang ASN terkonfirmasi positif Covid-19.

"Namanya putusan dari pimpinan, kami siap. Yang jelas, kami bekerja dan bekerja terus," tegasnya.

Lebih jauh, mengenai dirinya yang menjadi pejabat definitif Kepala Diskes kendati tidak punya basic di bidang kesehatan, ia menyatakan hal ini hanya sementara.

"Ini sifatnya sementara karena mereka kan tahu saya sedang (seleksi) WI (Widyaiswara)," jelasnya.

Adapun saat seleksi Widyaiswara, ASN diwajibkan masih memegang jabatan.

"Kalau tidak dalam memegang jabtan eselon, tidak bisa, berarti bukan WI utama, hanya WI biasa. Kalau biasa, harus umur di bawah. Kalau WI utama, harus pegang eselon II. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan yang terbaik," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-m-noer-akui-legawa-saat-didemosi-dari-jabatan-sekda-ke-kepala-diskes.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)