Swab Massal di Pasar Agus Salim Pekanbaru, Baru 54 Sampel yang Keluar Hasil
- Selasa, 07 Juli 2020
- 744 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Maskapai penerbangan Lion Air diminta untuk melakukan tracing kontak terhadap seluruh penumpang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari Kabupaten Rokan Hulu Tn ES (56), yang melakukan perjalanan ke Jakarta pada Ahad (5/7/2020) kemarin. Permintaan itu datang dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Riau.
Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19, Indra Yovi, pasien dari Rohul ini berangkat ke Jakarta dengan hanya menggunakan hasil rapid test, yang hasilnya nonreaktif. Akan tetapi, sebelumnya pasien ini terlebih dahulu sudah dites swab, tepatnya sehari sebelum keberangkatan ke Jakarta. Tn. ES (56) yang merupakan warga Kabupaten Rokan Hulu ini sebelumnya melakukan pemeriksaan rapid test pada 2 Juli 2020 di salah satu rumah sakit swasta di Rokan Hulu untuk keperluan perjalanan ke Jakarta dengan hasil reatif.
Lalu, dilanjutkan dengan pengambilan swab pertama pada 3 Juli 2020. Pada 4 Juli 2020, dilanjutkan swab yang ke-2 di RSUD Rokan Hulu. Tn. ES (56) sudah diedukasi untuk melakukan isolasi mandiri di rumah sampai hasil swab keluar. Akan tetapi, pada 5 Juli 2020, Tn. ES (56) melakukan rapid test mandiri di Bandara SSK II Pekanbaru dengan hasil nonreaktif sehingga yang bersangkutan bisa melanjutkan perjalanan ke Jakarta.
Pada 6 Juli, hasil swab Tn. ES (56) dinyatakan positif. Kini, Tn. ES (56) berada di Jakarta dan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Riau sudah melakukan komunikasi dengan Gugus Tugas Covid-19 yang ada di Jakarta. Namun, belum diketahui riwayat penularan Covid-19 dari Tn. ES (56) ini.
“Pasien positif ini dari Rohul dan ia sempat dirawat rapid tes di RS Swasta dan hasilnya hasilnya reaksi positif, tapi sebelum hasil swab keluar, pasien ini langsung berangkat, dengan hasil rapid test negatif, di bandara SSK II Pekanbaru, dan terbang ke Jakarta,” kata Indra Yovi, Senin (6/7/2020).
“Rapid test itu kebetulan negatif, bisa saja terjadi rapid positif dan negatif, tapi kan hasil swabnya keluar setelah dia berangkat kemarin dan swab keluar hari ini positif. Dia terbang pakai Lion Air, jam 11.30 WIB kemarin, sekarang sudah berada di Bekasi,” tuturnya.
Menyikapi itu, pihaknya sudah meminta dari KKP dan pihak Lion melakukan tracing dan mengecek manifes penumpang pada tanggal 5 Juli pukul 11.30 WIB.
“Harus dilakukan tracing, siapa saja yang dalam pesawat Lion Air dan tentu pasien yang sekarang sudah di Bekasi juga dilakukan tracing,” paparnya.
Di samping kabar adanya penambahan 1 pasien positif Covid-19, hari ini ada 4 pasien positif sembuh di Riau.
"Informasi hari ini di Provinsi Riau terdapat penambahan 1 kasus positif Covid-19. Kabar baiknya, terdapat penambahan 4 pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh dan kabar duka, terdapat penambahan 1 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19," ucapnya.
Dengan demikian, total pasien positif di Riau menjadi 235 orang. Rinciannya, 12 pasien dirawat, 212 pasien sehat dan sudah dipulangkan, dan 11 pasien meninggal dunia. Sementara itu, kasus PDP yang masih dirawat berjumlah 75 pasien, PDP negatif Covid-19 dan dipulangkan berjumlah 1.932 orang, dan PDP meninggal dunia berjumlah 192 orang. Total PDP saat ini berjumlah 2.199 orang.
Lalu untuk ODP dalam pemantauan berjumlah 4.943 orang dan ODP sudah selesai pemantauan berjumlah 76.625 orang. Ditambahkan Yovi, penambahan 4 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh, yakni Ny. IC (37), warga Kabupaten Kampar; Tn. BK (22), warga Kabupaten Indragiri Hilir; Tn. AS (28), warga Kota Pekanbaru; dan Ny. GS (30), warga Kota Pekanbaru.
"Kabar duka, terdapat penambahan 1 pasien covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19, yaitu Tn. S (61) yang merupakan warga Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)," tuntasnya.(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-lion-air-diminta-tracing-kontak-penumpang-pasca-warga-rohul-terkonfirmasi-positif-covid19.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply