Korban Begal Rizki Ramadhan di Makamkan

Logo
Suasana pengantaran jenazah Fariz menuju tempat pemakaman di Desa Koto Tuo, Kuansing.

RIAUHITS.COM (BESERAH) - Takmenyaka nasib yang menimpa Rizki Ramadhan alias Fariz (13) harus mengakhiri hidupnya di usia belia. Tapi itulah adalah kehendak Sang Pencipta. Ia harus meninggalkan dunia fana ini saat duduk di bangku kelas 1 SMPN 1 Kuantan Hilir.

Kediaman keluarga almarhum Fariz, korban pencurian dengan kekerasan, yang juga putra dari Novrion SSos, mantan Camat Pangean, Logas Tanah Darat dan Sekretaris Kecamatan Kuantan Hilir itu ramai didatangi warga untuk melayat. Sebelum dibawa ke pemakaman umum, korban dilepas isak tangis oleh para pelayat di kediamannya di Desa Kepala Pulau Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kamis (27/9).

Di keluarga, Fariz adalah anak yang baik. Tidak nakal. Patuh terhadap orang tua. Salat lima waktu pun tidak pernah tinggal. Sehingga semua masyarakat terkejut dengan musibah yang menimpa anak Novrion itu.

“Fariz anak yang baik, sehari-hari dia tak pernah tinggal salat lima waktu, tidak pernah melakukan sesuatu kejahatan yang buruk, pokoknya dia baik dan penurut sama orang tua,” ungkap Iton, salah seorang keluarga kepada wartawan, kemarin.

Saat hilang dari rumah, Selasa (25/9) kemarin, Fariz dikabarkan juga tengah menunaikan ibadah puasa sunat. “Waktu itu Pak Novrion bilang, bahwa anaknya juga tengah berpuasa,” ujar Andi, warga Pangean yang sempat berbincang dengan Novrion sebelum jasad Fariz ditemukan.

Sementara itu, di sekolah, Fariz juga tergolong anak yang baik dan pintar. “Kami sangat berduka atas kepergian Faris. Dia baik dan tak banyak cerita kalau di sekolah,” ucap salah seorang siswi kelas dua SMPN 1 Kuantan Hilir, saat melayat di rumah duka.

Dari keterangan kepolisian, tiga tersangka masing-masing AM (18), WD (28) dan AD (38) sudah diamankan di Mapolres Kuansing. Hal itu disampaikan Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto SH SIK melalui Kasubbag Humas AKP Lumban G Toruan kepada Riau Pos, Kamis (27/9) siang.

“Ketiganya sudah diamankan di Mapolres. Kita akan mengembangkan kasus ini melalui pengakuan ketiga tersangka. Kasusnya sedang diproses. Nanti akan kami kabari ke awak media,” ujar Lumban.(rht)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-korban-begal-rizki-ramadhan-di-makamkan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)