Ini Tanggapan DPRD Riau Terkait Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP di Inhu

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sebanyak 64 Kepala Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Kabupaten Indragiri Hulu mengundurkan diri dari jabatan mereka. Hal itu ditanggapi oleh Anggota DPRD Riau Dapil Inhu - Kuansing, Marwan Yohanis.

Adapun pengunduran diri ini kabarnya dilatarbekangi oleh adanya dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum LSM kepada para kepsek terkait pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Marwan mengatakan, seharusnya para Kepsek tidak mengambil keputusan itu sebab persoalan ini masih dapat diselesaikan melalui institusi terkait. Jika tidak bersalah, sambungnya, tidak perlu takut.

"Kami prihatin, apalagi ini terjadi di masa pandemi di mana banyak pekerjaan di bidang pendidikan yang butuh pemikiran dan perhatian lebih daripada biasanya. Terbuka saja sampaikan apa adanya tentang pengelolaan dana BOS itu. Kalau kami tidak salah, jangan mundur karena ini akan berdampak pada anak didik kami," ucapnya.

Kepada oknum-oknum yang sedang mengawasi pengelolaan dana BOS, ia berpesan agar jangan sampai adanya tindakan mengintimidasi.

"Kami harap lembaga pengawas, Ormas, LSM, ataupun penegak hukum awasi dengan cara-cara yang lebih manusiawi dengan pendekatan membangun kebersamaan sehingga dana BOS tidak digunakan untuk yang lain-lain. Kami juga tidak mentolerir penyelewengan yang dilakukan, tapi diupayakan mengawasi dengan cara-cara yang baik," tuturnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-ini-tanggapan-dprd-riau-terkait-pengunduran-diri-64-kepala-sekolah-smp-di-inhu.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)