Ini Langkah Disdukcapil Tangani Antrean yang Membludak Setiap Hari pada Masa Pandemi

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Setiap hari antrean yang membludak terjadi di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Adapun masyarakat datang ke kantor itu untuk mengurus beragam administrasi kependudukan. Menanggapi itu, menurut Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru, Irma Novrita, pengurusan administrasi tidak harus datang ke kantor Disdukcapil karena sudah ada layanan online.

"Layanan ini ada yang pengajuannya bisa online, ada yang harus datang kemari. Kalau online, tidak masalah, ya, seperti perubahan data, alamat, status perkawinan. Mereka ajukan lewat aplikasi, kami proses jika syaratnya lengkap," ucapnya, Jumat (3/7/2020).

Disampaikannya, warga yang harus datang hanya untuk mengambil akta kelahiran, perkawinan, kematian, KTP, serta rekaman. Akan tetapi, hal itu dibatasi serta masalah data yang bermasalah. Pasalnya, sebelum pandemi, Disdukcapil dapat menerima 1.200-1.500 data.

"Sekarang mereka harus tertahan. Terkait antrean, kami sudah buka kemarin sistem online agar orang tidak perlu datang lagi dan kita tutup yang manual, tetapi ternyata ada keluhan," jelasnya.

Ia menyebut, setelah dipertimbangkan, Disdukcapil lantas memprioritaskan orang yang sudah datang ke Disdukcapil dan diberikan antrean kepada orang yang sudah datang.

"Antrean ini juga banyak yang abal-abal karena ada yang ambil antrean ternyata pas dipanggil orangnya nggak ada," paparnya.

Selepas antrean online ditutup sementara, Disdukcapil membuka antrean manual. Akan tetapi, ternyata lebih banyak lagi warga yang datang, sedangkan kuotanya dibatasi.

"Namanya manual, orang pengin dapat antrean karena dibatasi kuotanya maka orang akhirnya dagang lebih pagi lagi," tuturnya.

"Kami sebenarnya sudah pecahkan tempat pengambilan KTP. KTP kami distribusikan ke UPTD masing-masing, ada juga yang mungkin menitipkan ke lurah, ada yang keliling, tergantung strategi masing-masing UPTD. Masa-masa ini, orang sekolah butuh KTP, BPJS butuh KTP, dan semua serba online berbasis NIK," sambungnya.

Lebih jauh disampaikannya, Disdukcapil Kota Pekanbaru akan membuka layanan lebih pagi lagi pada Senin depan. Tujuannya untuk mengatasi antrean panjang di Disdukcapil Komplek Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru.

"Karena masyarakat datang lebih pagi, kami akan menyesuaikan. Rencananya Senin depan petugas kami sudah siap melayani mulai jam 06.00 WIB," ungkapnya.

Layanan yang dibuka lebih pagi itu, imbuhnya, yakni layanan bagi masyarakat yang akan mengambil Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja. Nantinya, petugas akan melakukan pengecekan dan mengarahkan masyarakat untuk pergi ke lokasi KTP itu dikeluarkan.

"Kami kan sekarang memecahkan tempat pengambilan KTP untuk mencegah keramaian dan kerumunan di masa pandemi Covid-19, jadi pengambilan KTP sebenarnya bisa diambil di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di kecamatan masing-masing," urainya.

"Sebenarnya, layanan pagi itu bukan untuk mengambil KTP, tapi masyarakat bisa diarahkan ke mana dia bisa ambil KTP-nya. Tunjukkan resinya ke petugas, nanti dicek dan dicarikan KTP-nya ada di mana agar diambil," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-ini-langkah-disdukcapil-tangani-antrean-yang-membludak-setiap-hari-pada-masa-pandemi.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)