Festival Lampu Colok Diresmikan, Ribuan Warga Bengkalis Padati Lokasi Acara
- By Admin
- Sabtu, 01 Juni 2019 - 13:30:25 WIB
- 1278 views
(RIAUHITS.COM) BENGKALIS - Lokasi pembukaan Festival Lampu Colok yang dipusatkan di Desa Pangkalan Batang Kecamatan Bengkalis, Jumat (31/5/2019) malam dipadati oleh ribuan warga Bengkalis. Adapun festival lampu colok yang merupakan budaya turun temurun setiap 27 malam Ramadan itu secara resmi dibuka Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, yang ditandai dengan pemasangan api secara simbolis oleh bupati didampingi Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, Sekretaris Daerah Bengkalis H Bustami HY dan Ketua umum MKA LAM Riau Kabupaten Bengkalis Datuk Seri Zainuddin Yusuf setelah salat Tarawih berjemaah.
Amril mengatakan, atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Bengkalis, dirinya mengpresiasi serta menyambut baik diselenggarakannya festival lampu colok tingkat Kabupaten Bengkalis itu. Ia memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang senantiasa berkomitmen melestarikan kearifan lokal festival lampu colok yang dilaksanakan setiap tahun ini.
“Pelaksanaan dan pelestarian budaya tradisional seperti ini penting kami laksanakan, selain sebagai budaya warisan kehidupan masyarakat Melayu Kabupaten Bengkalis, juga dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk syiar Islam,” katanya.
Banyak hikmah maupun tunjuk ajar kehidupan yang dapat dipetik, sambungnya, dari penyelenggaraan festival lampu colok, antara lain, dapat menumbuhkan serta mempererat semangat persaudaraan, kekompakan, kepedulian, serta gotong royong di kalangan masyarakat, yang akhir-akhir ini memang semakin tergerus sebagai dampak globalisasi dan modernisasi.
“Kami mengajak kami semua yang hadir saat ini, tokoh LAMR, tokoh masyarakat, dan tokoh seni dan budaya, mari kami hidupkan tradisi yang sudah berlangsung sejak zaman berzaman, dari generasi ke generasi karena kearifan lokal ini memiliki kekhasan tersendiri serta keunikan yang membuat warga Kabupaten Bengkalis di perantauan rindu untuk pulang ke kampung halaman, termasuk juga dapat menarik kunjungan wisatawan,” ajak Bupati.
Di sisi lain, ia pun mengingatkan, kegiatan itu jangan sampai mengurangi aktivitas ibadah di bulan suci Ramadan. Artinya, festival ini dapat berlangsung dengan meriah, namun jangan sampai membuat masjid dan musala menjadi kosong. Ditegaskannya, jangan membuat aktivitas ibadah terlalaikan, apalagi saat ini sudah berada di malam-malam terakhir Ramadan yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Ditambahkan Kepala Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis, Anharizal, bahwa festival lampu colok bertujuan untuk mengembangkan serta melestarikan adat budaya secara turun temurun ini.
"Mari kami dukung program Pemerintah Kabupaten Bengkalis ini agar tetap lestari sepanjang masa," ucapnya setelah membacakan laporan.
Dalam kegiatan itu tampak hadir, antara lain, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Camat Bengkalis yang diwakili Sekretaris Camat Bengkalis Rafli Kurniawan, Kepala Desa Pangkalan Batang Faisal, dan ratusan undangan lainnya.(rzt)




Comments (3)
https://riauhits.com/berita-festival-lampu-colok-diresmikan-ribuan-warga-bengkalis-padati-lokasi-acara.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply