Dua Pelaku Illegal Tapping Milik PT CPI Diburu Polda Riau

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Sebanyak dua orang pelaku illegal tapping atau pencurian minyak mentah milik PT CPI di Jalan Lintas Riau-Sumatera Utara PKM 12.125, Dusun Karya RT 17, Kelurahan Banjar XII, Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) saat ini tengah diburu oleh Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.

"Masih ada dua pelaku yang belum tertangkap. Keduanya sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO)," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Selasa (7/4/2020).

Disampaikannya, Polda terus mengembangkan kasus yang merugikan negara Rp2,4 miliar ini, termasuk memburu petinggi PT FTA berinisial OP alias Obaja. Adapun keterlibatan petinggi FTA itu diketahui setelah polisi menangkap lima orang pelaku lain, yakni IS alias Irfan (27), RT alias Ridwan (45), M alias Alan (42), ZH alias Zulfa dan JS alias Junjungan, yang merupakan penanggungjawab PT FTA.

Masing-masing tersangka dalam aksinya punya tugas masing-masing. IS adalah pemilik warung yang digunakan sebagai kamuflase untuk mengebor dan memasang selang ke pipa jaringan minyak PT CPI dan memantau pergerakan petugas sekuriti PT CPI yang berpatroli mengecek jaringan pipa. RT yang bertugas sebagai sopir truk tanki pengangkut minyak mentah.

M bertugas menggali tanah dan memasang selang minyak disalurkan ke truk tangki. ZH adalah pecatan sekuriti mitra CPI sebagai koordinator lapangan (Karlop). Ia bertugas mengebor pipa dan membayarkan uang setiap bongkar ke pelaku lainnya. Minyak yang dicuri dijual ke PT FTA di Desa Manunggal, Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Lalu, digunakan sebagai bahan bakar industri aspal atau Semen cor.

Di situ, polisi mengamankan JS sebagai penanggung jawab lapangan PT FTA sekaligus menyiapkan kendaraan truk tangki tronton untuk membawa minyak mentah curian serta uang operasional. Kelima pelaku saat ini sudah ditahan.

"Lima pelaku yang tertangkap dipersangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun," tutupnya.

Selain itu, Polda Riau pun memburu kelompok lain yang juga diduga mencuri minyak mentah milik PT CPI. Menurut pemeriksaan, diketahui jika ada kelompok lain yang menjual minyak curian ke PT FTA.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-dua-pelaku-illegal-tapping-milik-pt-cpi-diburu-polda-riau.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)