Bapenda Pekanbaru Ditarget Dapat Uang Rp826 M, Ini Kiat dari Ayat Cahyadi
- Kamis, 16 Januari 2020
- 915 likes
Diskes Diminta Turun ke Desa-desa Terkait Tingginya Angka Stunting di Riau
- Rabu, 15 Januari 2020
- 915 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan kabupaten/kota di Riau diminta untuk memanfaatkan Dana Reboisasi (DR) untuk pencegahan Karhutla tahun 2020. Hal itu disampaikan oleh Koordinator Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Provinsi Riau, Triono Hadi.
Dalam catatannya, terdapat sekitar Rp 315,7 miliar sisa Dana Bagi Hasil (DBH) Dana Reboisasi di 8 kabupaten/kota se-Riau sampai akhir 2018.
"Sisa dana reboisasi tersebut menjadi peluang bagi untuk digunakan untuk pengendalian Karhutla. Tahun 2020 berdasarkan BMKG diprediksi akan terjadi kemarau panjang, maka daerah harus lakukan pencegaham sedini mungkin," ucapnya.
Sesuai dengan PMK 131 tahun 2019, imbuhnya, dana reboisasi bisa digunakan untuk untuk pengamanan dan perlindungan hutan, pengendalian Karhutla, perhutanan sosial, pengelolaan Tahura.
"Maka dari itu, Pemprov harus bisa memanfaatkannya," paparnya.
Adapun rincian dana reboisasi itu, yakni Pemprov Riau Rp 19 miliar, Pelalawan Rp 90,5 miliar, Siak Rp 80,2 miliar, Dumai Rp 53,7 miliar dan Meranti Rp 31,3 miliar. Sementara Inhu Rp 27,1 miliar, Rohul Rp 18,5 miliar, Rohil Rp 10,8 miliar, dan Kampar Rp 2,7 miliar.(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-cegah-karhutla-pemprov-dan-kabupatenkota-di-riau-disarankan-gunakan-dana-reboisasi.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply