​Penyatuan Asa di Atas Gelanggang: Babak Baru Kepemimpinan AKJ Nakhodai KONI Dumai

Logo

RIAUHITS.COM, DUMAI – Dinamika organisasi yang sempat memanas menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) ke-V KONI Kota Dumai akhirnya menemukan muaranya. Senin (31/8/2026), ruang Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai menjadi saksi bisu menyatunya komitmen insan olahraga Kota Idaman.

​Dalam suasana yang semula dipenuhi ketegangan dinamika internal, persidangan berakhir dengan satu suara bulat: Abdul Kadir Jailani resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Kota Dumai terpilih secara aklamasi.

​Pria yang akrab disapa AKJ tersebut melangkah mulus ke puncak kepemimpinan setelah menjadi satu-satunya figur yang melengkapi seluruh verifikasi administrasi. Tak tanggung-tanggung, Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) mencatat dukungan mutlak mengalir dari 33 cabang olahraga (cabor) pemilik suara sah di Kota Dumai.

Langkah Sah di Bawah Payung Konstitusi

Ketukan palu Sidang Pleno yang dipimpin oleh Khadafi bersama Patrik Tatang dan Dedi Desmon mengesahkan tongkat estafet kepemimpinan tersebut. Legalitas dan kepatuhan terhadap regulasi organisasi pun mendapat penegasan dari pengurus provinsi.

​Wakil Ketua I KONI Riau, Khairul Fahmi, yang hadir memantau jalannya ajang penentuan arah olahraga Dumai itu, mengukuhkan bahwa seluruh prosedur telah bergulir di atas rel Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

​"Polemik dan riak perbedaan pandangan dalam perhelatan organisasi merupakan hal yang wajar. Yang paling krusial adalah seluruh tahapan tetap tegak lurus pada aturan permainan. Kami mengapresiasi panitia dan menilai proses ini sudah sesuai AD/ART," ujar Khairul Fahmi di sela-sela acara.

​Apresiasi senada juga ditekankan oleh Staf Ahli Wali Kota Dumai, Afrilagan, yang hadir mewakili Wali Kota Dumai H. Paisal. Pemerintah Kota Dumai memandang suksesnya perhelatan Musorkotlub V ini sebagai momentum krusial untuk mengakhiri perselisihan dan memulai babak baru pembinaan atlet.

Misi Konsolidasi dan Tradisi Juara

Bagi AKJ, amanah yang diberikan oleh 33 cabor bukanlah sekadar kemenangan figuratif, melainkan pekerjaan rumah besar untuk merangkul kembali seluruh elemen yang sempat berseberangan. Tantangan utama kepengurusan baru ini terletak pada bagaimana mengonversi soliditas dukungan menjadi deretan medali di gelanggang kejuaraan.

​Kota Dumai, dengan potensi sumber daya atlet muda yang melimpah, membutuhkan sistem pembinaan yang terstruktur, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi olahraga modern.

​Dengan tuntasnya Musorkotlub V ini, panggung pertentangan resmi ditutup. Harapan besar kini berada di pundak Abdul Kadir Jailani dan jajaran kepengurusannya untuk membawa KONI Kota Dumai terbang lebih tinggi—mencetak atlet-atlet tangguh yang siap mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, hingga kancah internasional.



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-%E2%80%8Bpenyatuan-asa-di-atas-gelanggang-babak-baru-kepemimpinan-akj-nakhodai-koni-dumai.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)