Wacana Bandara Pinang Kampai Jadi Bandara Domestik, Ini Upaya Gubri

Logo
Bandara Pinang Kampai, Dumai.

(RIAUHITS.COM) JAKARTA - Gubernur Riau Syamsuar kembali mengupayakan wacana pembangunan Bandara Pinang Kampai Dumai menjadi bandara domestik kembali diupayakan. Hal itu dilakukan Gubri lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN 2021.

"Salah satu yang menjadi prioritas dalam usulan pembangunan infrastruktur di Riau melalui APBN 2021 Bandara Pinang Kampai Dumai, ini turut menjadi usulan yang sangat diharapkan mendapat dukungan dari Komisi V DPR untuk dapat masuk DAK melalui penyesuaian arah kebijakan pembangunan nasional di tahun 2021," katanya, belum lama ini.

Pembangunan Bandara Regional Pinang Kampai Dumai menjadi Badara Domestik saat ini, imbuhnya, sudah menjadi bagian kebutuhan dalam pembangunan roda perekonomian di Provinsi Riau. Apalagi mengingat keberadan Bandara Pinang Kampai Dumai yang dinilai sangat strategis dengan diapit kabupaten-kabupaten dengan luas daerah besar, seperti Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, dan beberapa kabupaten dari provinsi tetangga, Sumatera Utara.

"Saat ini usulan pembangunan Bandara Pinang Kampai ini menjadi usulan prioritas karena memang pembangunan Bandara Domestik Pinang Kampai saat ini telah menjadi kebutuhan penunjang dalam pembanguan roda perekonomian di Riau," jelasnya.

Pada tahun 2016 lalu, rencana pembangunan Bandara Pinang Kampai Dumai yang hingga kini masih berstatus Bandar Udara Regional atau yang disebut merupakan sebuah bandar udara yang melayani lalu lintas di daerah geografi berpopulasi relatif kecil. Dengan penggunaan pesawat jenis jet bisnis kecil atau pesawat pribadi saja untuk keperluan perusahaan minyak yang beroperasi di Kota Dumai, seperti PT Pertamina dan PT Chevron Pacific Indonesia. Sudah diwacanakan melalui rencana pembangunan landasan pacu yang saat ini memiliki panjang landasan pacu 1.800 X 45 meter dengan tipe aspal (ASP) menjadi 2.350 X 45 meter.

Hal itu secara otomatis mengubah kategorinya menjadi Bandar Udara Domestik sebuah bandar udara yang hanya menangani penerbangan domestik atau penerbangan di negara yang sama. Akan tetapi, wacana tersebut sayangnya sejauh ini masih belum terealisasikan.

"Harapannya naik menjadi Bandara Domestik dengan pembangunan penambahan landasan pacu jadi tidak lagi hanya digunakan untuk PT. Pertamina dan PT Chevron Pacific Indonesia saja," paparnya.

Adapun keseriusan Gubernur Riau Syamsuar atas peningkatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau, utamanya dalam pembangunan Bandara Pinang Kampai yang saat ini dikelola PT. Pelita Air Servis itu menjadi bandara domestik dibuktikannya melalui rapat dengar pendapat umum Gubernur Riau bersama Komisi V DPR pada Kamis, 9 Juli 2020. Rapat yang ditujukan untuk meminta dukungan dari Komisi V DPR terkait usulan peningkatan pembangunan infrastruktur di Provinsi Riau pada tahun 2021.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-wacana-bandara-pinang-kampai-jadi-bandara-domestik-ini-upaya-gubri.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)