Tindak Tegas Pelaku Karhutla Perorangan dan Korporasi, Kapolres Rohul: Polri Tidak Akan Ragu-ragu

Logo
Kapolres Rohul, AKBP Dasmin Ginting.

(RIAUHITS.COM) PASIR PENGARAIAN - Penindakan terhadap pelaku karhutla, baik perorangan maupun korporasi, ditegaskan oleh Kapolres Rokan Hulu (Rohul), AKBP Dasmin Ginting SIK.

"Dalam penegakan hukum, jika melanggar aturan, Polri tidak akan ragu-ragu menindak tegas, baik perorangan maupun korporasi. Tidak ada toleransi bagi pelaku pembakar hutan," ucapnya setelah memimpin Apel Kesiapsiagaan Pasukan Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Hukum Polres Rohu, Senin (3/8/2020).

Ia menyampaikan, agar tidak terjerat hukum, masyarakat diingatkan untuk menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar. Pembukaan lahan harus dilakukan dengan cara-cara yang ramah lingkungan. Karhutla yang mengakibatkan kabut asap, sambungnya, sudah menjadi "tamu rutin" bagi masyarakat Riau. Kondisi itu pun menjadi aib bagi negara yang selalu disorot dunia internasional.

"Karhutla dan kabut asap sudah menjadi aib negara, setiap ada kebakaran hutan dan lahan yang selalu disoriti pasti Indonesia, khususnya Riau. Maka dari itu, harus menjadi tugas kami bersama menjaga lingkungan," paparnya.

Ia pun mengingatkan kepada seluruh personel kepolisian, utamanya di Polsek dan jajarannya, untuk mengedepankan tindakan pencegahan dalam mengatasi karhutla. Masyarakat pun diharapkan berperan aktif sehingga kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi di daerah Rokan Hulu.

"Ada 3 kecamatan yang akan kami fokuskan untuk tindakan preventif ini, yakni Kabun, Tandun, dan Bonai Darusalam, di mana di tiga kecamatan tersebut sering terjadi karhutla dan masih banyak lahan yang belum digarap dan berpotensi dilakukan pembakaran untuk perkebunan baru," sebutnya.

Apel kesiapsiagaan ini, lanjutnya, juga dimaksudkan untuk untuk memastikan kesiapan pasukan khususnya, sarana, dan prasarana tugas sebelum mereka bertugas. Dalam apel ini, Kapolres pun melakukan pengecekan terhadap sarana prasarana penunjang dan pengaman tugas personel, mulai dari masker anti asap, sepatu boots, dan perlengkapannya lainnya.

"Dalam bertugas, keselamatan adalah hal yang utama. Kami tidak ingin ada personel yang mengalami hal-hal yang tidak di inginkan, jadi sebelum mereka bertugas mereka sudah harus siap dengan perlengkapan keselamatan," tutupnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-tindak-tegas-pelaku-karhutla-perorangan-dan-korporasi-kapolres-rohul-polri-tidak-akan-raguragu.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)