Terbanyak di Pekanbaru, Ada 49 Kasus KDRT di Riau Sepanjang Tahun 2018

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT setiap tahunnya terus ditemukan, termasuk di Provinsi Riau. Data di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Riau, menngungkap bahwa pada tahun 2018 ada 49 kasus KDRT terjadi di Riau. 

Menurut Kasi Pengaduan dan Layanan UPT P2TP2A Provinsi Riau, Desi Riawati, kasus KDRT di Riau paling dominan ditemukan di Pekanbaru sebanyak 40 kasus. Adapun 9 kasus lainnya tersebar di Kampar dan Rohil.

"KDRT banyak berdampak terhadap anak-anak, yang paling dirasakan itu, hak asuh anak," ucapnya, kemarin (1/2/2019). 

Dari beberapa kasus yang ditangani P2TP2A, imbuhnya, memang banyak persoalan KDRT yang membuat anak-anak menjadi korban. Terkait kasus itu, ia menegaskan pihaknya tetap melakukan upaya mediasi agar KDRT tidak terulang kembali dan tidak berakhir ke penceraian.

"Masalah hak asuh anak selalu menjadi persoalan yang sering kami temukan dan kami selalu mencoba melakukan mediasi," tuntasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-terbanyak-di-pekanbaru-ada-49-kasus-kdrt-di-riau-sepanjang-tahun-2018.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)