Temui Kamsol, DPPR Sarankan Anggota Dewan Pendidikan Kampar Segera Diseleksi

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU –  Menyoal berbagai perkembangan pendidikan di negeri berjuluk Serambi Mekkah ini, Pj Bupati Kampar Dr H Kamsol, menerima kunjungan Dewan Pendidikan Provinsi Riau (DPPR) guna mengupas berbagai persoalan yang kini tengah terjadi.

 

 ‘’Saya sangat mengapresiasi pertemuan dengan Dewan Pendidikan Riau ini. Banyak hal yang dikupas, sehingga saya yakin bisa meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kampar lebih baik,’’ sebut Kamsol usai pertemuan di kediaman Bupati Kampar Bangkinang, Jumat (17/2/2023). 

 

Tampak hadir anggota DPPR H Syafrudin, Khaidir Akmalnas, H Fithriady Syam, Masyhuri, dan Fauzan. Sementara itu, dijajaran Pemkab Kampar antara lain Asisten III Azwan, Kabiro Hukum, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kacab Dinas Pendidikan Wilayah III Kampar-Rohul Roni Dwi Putra, dan Dinas Pendidikan Kampar Nandang Priyatna.

 

Dalam pertemuan ini, Kamsol banyak menyampaikan perkembangan pendidikan di Kampar. Misalnya penanganan anak putus sekolah, tumbuh kembang anak (stunting) dan kualitas mutu pendidikan. Baik di tingkat sekolah dasar hingga menegah atas. Selain itu, dia juga menjelaskan tentang 96 pesantren dan rumah tahfiz yang kini sedang mendapatkan perhatian khusus.

 

 ‘’Kami sangat fokus membenahi pendidikan di Kampar ini. Berbagai cara terus dicoba dan dilakukan. Untuk muatan lokal misalnya, Kampar memiliki kekhususan. Materi untuk diajarkan kepada anak didik segera dibuat, termasuk soal adat istiadat. Sehingga bisa berguna bagi anak kemenakan. Misalnya ada 64 kenegerian adat, 514 ketua adat. Ada tiga pilar yang terus dipegang kuat yaitu adat, alim ulama, dan pemerintah,’’ sebutnya.

 

Selain itu, Kamsol juga menjelaskan saat ini Kampar sudah menjalankan program wajib belajar 9 tahun. Data terakhir menyebutkan Kampar sudah mencapai 9,13 angka program wajib belajar, sehingga sudah melebihi rata-rata.

 

 ‘’Begitu juga dengan anak putus sekolah. Kita urus langsung hingga desa. Kita tugaskan kepala desa untuk peduli soal ini. Sehingga bisa diatasi secara langsung,’’ lanjutnya.

 

Dalam pada itu, anggota Dewan Pendidikan Riau H Syafrudin mengatakan, kunjungan DPPR ini menyampaikan beberapa hal, antara lain masa tugas Dewan Pendidikan Kampar yang sudah habis, sehinga segera dibentuk Pansel dan diseleksi. Pelaksanaan pelajaran muatan lokal (mulok) sesuai pergub dan rencana mempersiapkan pembangunan SMAN 4 Siak Hulu. ‘’Kami menyadari masalah pendidikan di daerah, ada yang menjadi tanggung jawab dan kewenangan provinsi, ada pula kewenangan daerah. Makanya, kami datang untuk mensingkronkan dua hal itu. Kami merasa bahagia, Pj Bupati Kampar Kamsol bisa memakluminya, dan langsung akan mengeksekusi dan mencari solusi terhadap masalah itu,’’ kata Syafrudin.

Khaidir Akmalnas, Koordinator Bidang Mulok DPPR mengungkapkan bahwa sangat penting koordinasi seperti ini. ‘’Kampar merupakan salah satu kabupaten yang belum membuat perbup dan surat edaran tentang pelaksanaan muatan lokal di satuan pendidikan. Kami komunikasikan dan bawa berkas rancangan yang sudah dilakukan daerah lainnya. Alhamdulillah, Pj Bupati Kamsol berjanji akan segera penerbitkanya dalam waktu dekat ini. Sehingga pelajaran muatan lokal di sekolah, bisa menyertakan pula materi ajar tentang kearifan lokal di Kampar,’’ ungkapnya.(fsy)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-temui-kamsol-dppr-sarankan-anggota-dewan-pendidikan-kampar-segera-diseleksi-.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)