Pengawasan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19 Dipaparkan Bawaslu di FPK
- Sabtu, 07 November 2020
- 870 likes
Debat Kandidat Pilkada di Riau tanpa Panelis, Hanya Ada Tim Perumus Pertanyaan
- Jumat, 06 November 2020
- 870 likes
(RIAUHITS.COM) PASIR PENGARAIAN - Sosialisasi terkait Pilkada Rokan Hulu (Rohul) yang akan digelar 9 Desember ke desa-desa mulai gencar digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rohul. Tujuannya untuk menjaga agar partisipasi pemilih tetap tinggi meskipun Pilkada digelar pada masa Pandemi Covid-19. Guna menarik animo masyarakat berpartisipasi aktif pada Pilkada Rohul ini, KPU menggunakan cara sosialisasi menarik melalui Program "Ngobrol Pemilihan" (Ngopi) dan Ngaji Pemilihan (Ngapel) bareng KPU.
Adapun kegiatan ini difokuskan terhadap daerah-daerah dengan tingkat partisipasi pemilih rendah, daerah-daerah yang jauh dari ibukota serta terbatas akses Telkomunikasi serta jaringan internet. Di antara daerah yang menjadi sasaran program ngopi ini, yaitu Desa Air Panas, Kecamatan Pendalian IV Koto. Kendati digelar dengan jumlah orang terbatas di Gedung Serba guna Desa Air Panas, kegiatan ini berlangsung efektif.
Dalam kesempatan ini, KPU mengundang pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, PPK, dan PPS setempat dengan maksud menjadikan mereka penyambung lidah KPU untuk mengajak masyarakat memilih pada 9 desember mendatang. Pembicara dalam kegiatan ini adalah Ketua KPU Riau Ilham Muhamad Yasir, Komisioner KPU Rohul Bidang SDM dan Partisipasi Pemilih Cepi Abdul Husein, dan Komisioner KPU Bidang Data Pemilih Asri Siregar.
Menurut Ketua KPU Provinsi Riau, Ilham Muhamad Nasir, KPU Riau menyadari Pilkada pada masa pandemi ini menjadi tantangan bagi penyelenggara untuk menjaga partisipasi pemilih tetap tinggi.
"Situasi Pilkada di masa Pandemi tidak menyebabkan kami berdiam diri. Kami menggunakan ruang yang ada untuk sosilasisi Pilkada sekreatif mungkin. Program Ngopi dan Ngapel yang digagas KPU Rohul ini adalah contoh strategi yang kreatif di tengah keterbatasan ruang bersosialisasi di masa pandemi ini," katanya, Jumat (6/11/2020).
Disampaikannya, banyak pihak yang memprediksi Pilkada pada masa pandemi ini akan menurunkan partisipasi pemilih. Akan tetapi, dengan sisa waktu yang ada, KPU Riau dan jajaran KPU di daerah akan terus secara masif menyosialisasikan Pilkada serentak dengan cara sekreatif mungkin, misalnya dengan menggukan konten di media sosial sehingga animo masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya tetap tinggi.
"Kami masih optimis partisipasi Pemilih di Pilkada ini tetap tinggi. Kalau turun, ya tidak terlalu signifikan, paling tidak 77 persen target partisipasi Pemilih tidak jauh-jauh banget turunnya," tuturnya.
Dikatakan Komisioner KPU Rohul Devisi SDM Dan Partisipasi Pemilih, Cepi Abdul Husein, dalam program Ngopi ini terdapat beberapa pesan yang disampaikan KPU, di antaranya mengingatkan warga untuk memastikan diri mereka terdaftar sebagai pemilih, mengajak masyarakat datang ke TPS tanggal 9 Desember dan mencoblos Paslon sesuai hati nurani, penerapan protokol kesehatan, serta tidak terpengaruh dengan money politic.
"Kegiatan ini akan terus dilaksanakan sampai masa sosialisasi berakhir tanggal 8 Desember," katanya.(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-sosialisasi-pilkada-pada-masa-pandemi-kpu-rohul-gelar-acara-ngopi-dan-ngapel.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply