Siswa SMP Korban Bullying di Pekanbaru Sudah Pulang ke Rumahnya setelah Sempat Dioperasi

Logo
Ilustrasi.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Menjadi korban bullying teman-teman sekelas dan sempat mendapat perawatan, siswa salah satu SMPN di Pekanbaru saat ini sudah kembali ke rumah. Ia sempat menjalani operasi di bagian hidungnya dan melakukan serangkaian perawatan medis di rumah Sakit Awal Bros, Pekanbaru, Jumat (08/11/2019).

"Udah pulang ke rumah, Pak," kata Rani Chambas, kerabat dekat keluarga korban, Senin (11/11/2019).

Rani menerangkan, selama menjalani operasi dan perawatan, keluarga korban masih menggunakan biayanya sendiri tanpa menerima bantuan dari pihak mana pun.

"Sampai kemarin belum ada lagi bantuan biaya. Masih pakai biaya dari kantor orangtua si korban," paparnya.

Seorang siswa SMP di Pekanbaru sebelumnya diketahui menjadi korban bullying atau perundungan oleh teman kelasnya. Ia mengalami patah tulang hidung dan luka di kepala hingga harus mendapat perawatan intensif rumah sakit. Kondisi siswa laki-laki itu diketahui dari postingan akun Facebook Rani Chambas, Kamis (7/11/2019) pukul 10.31 WIB. Korban, menurutnya, adalah siswa kelas VIII dan dibully di dalam kelasnya. Mirisnya, saat kejadian itu ada guru, tapi tindakan siswa yang ribut tidak dihiraukan.

"Kasus Bullying terjadi lagi...siswa kls 8 smp.. Di keroyok di dlm kelas..sementara bu guru nya ada di dlm kelas...murid nya berantam guru nya sibuk main hp...sampai patah tulang hidung si anak...dan di operasi ..kejadiannya hari selasa tgl 5 november jam sekolah.....lokasi nya Smp negeri di Hangtuah pekanbaru Dan org tua mana yg terima anak nya babak belur di dlm kelas???? Coba jika anak sendiri yg di gitukan org??? Karna tdk ada jalan keluar.. Akhirnya pihak keluarga melaporkan kasus ini ke polisi.. Semogaa...tidak ada lagi kejadian2 begini di sekolah. #mirisaja.." tulis Rani di dinding Facebooknya.

Menurut Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda laporan kasus itu sudah diterima Polresta.

"Sudah (diterima)," kata Budhia, Jumat (8/11/2019).

Dari laporan dari keluarga korban, aksi bully itu dilakukan pada Rabu, 6 November 2019. Disampaikannya, Satreskrim bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polresta Pekanbaru sedang menyelidiki aksi perundungan tersebut.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-siswa-smp-korban-bullying-di-pekanbaru-sudah-pulang-ke-rumahnya-setelah-sempat-dioperasi.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)