Pilkada 2020, Golkar Riau Bisa Usung Kandidat Sendiri di Pelalawan dan Siak
- Sabtu, 16 November 2019
- 793 likes
Gelar FGD Satu Data Kependudukan, BPS Gunakan Cara Online untuk Sensus Penduduk Tahun Depan
- Sabtu, 16 November 2019
- 793 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Jumlah anggaran yang akan digelontorkan untuk merenovasi Stadion Utama Riau masih belum bisa dipastikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau. Adapun Pemprov Riau berharap stadion itu akan digunakan untuk perhelatan ajang sepakbola dunia, piala dunia U20 tahun 2021 mendatang di Indonesia.
Meski begitu, PUPR Riau mengaku sudah membahas bersama dewan untuk penganggarannya di APBD 2020. Menurut Kadis PUPR Riau, Dadang Eko Purwanto keinginan Gubernur Riau Syamsuar agar Riau ikut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Piala Dunia U21 itu harus direspons cepat karena dengan waktu yang hanya menyisakan satu tahun lagi harus segera dianggarkan untuk renovasi stadion utama.
“Untuk renovasi Stadion Utama Riau, belum bisa dipastikan berapa besar anggarannya. Karena sekarang masih dalam pembahasan, jadi tidak bisa kami pastikan berapa besar anggaran renovasi. Kami tunggu hasil pembahasannya,” ucapnya, Ahad(17/11/2019).
Ia menyampaikan, perlu pembahasan dari awal untuk memasukkan anggaran renovasi Stadion Utama Riau pada tahun 2020. Ditegaskannya, jangan sampai nantinya terlambat pada saat Riau ditunjuk menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan piala Dunia U20.
“Perlu diantisipasi dari sekarang untuk merenovasi stadion. Kalau kami ditunjuk jadi tuan rumah, kami sudah siap. Stadion hanya tinggal pembenahan saja, keinginan Gubernur harus kami dukung, dan masyarakat juga menginginkan kembali adanya event internasional di Riau,” paparnya.
Sementara itu, soal besaran anggaran renovasi stadion yang diperkirakan mencapai Rp35 miliar, ia menyebut angka itu adalah angka yang keluar dari Dispora Riau, yang sudah melakukan kajian dan mendapatkan angka dimaksud.
“Kalau angka itu dari Dispora, mungkin itu dari hasil kajiannya. Yang jelas, kalau kami masih membahasnya berapa besaran anggaran yang diperlukan untuk renovasi,” bebernya.
“Banyak item yang akan kami renovasi, seperti infrastruktur penunjang, baik yang ada di dalam dan di luar, termasuk perbaikan lampu stadion dan juga lampu luarnya dan yang paling utama, rumputnya itu harus diganti karena tak layak untuk dipakai sekelas dunia,” ungkapnya.
Kata dia lagi, di samping menggunakan anggaran dari pemerintah daerah, Pemprov pun berharap ada bantuan dari perusahaan untuk ikut berpartisipasi merenovasi stadion utama.
“Perusahaan juga diminta untuk ikut membantu merenovasi, bisa saja mengganti rumput dari perusahaan yang bersedia dan juga infrastruktur penunjang lainnya. Jadi, tidak hanya dari APBD saja,” sebutnya.
Sejauh ini, Stadion Utama Riau tidak termasuk dalam 10 stadion yang diusulkan pemerintah untuk venue piala dunia u-20 pada 2021 mendatang. Indonesia telah menyiapkan sepuluh stadion sepakbola, yakni Gelora Bung Karno (Jakarta), Pakansari (Bogor), Manahan (Solo), I Wayan Dipta (Bali), Mandala Krida (Yogyakarta), Jakabaring (Palembang), Wibawa Mukti (Cikarang), Patriot (Bekasi), Jalak Harupat (Bandung), dan Gelora Bung Tomo (Surabaya).(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-renovasi-stadion-utama-riau-pupr-belum-pastikan-jumlah-anggaran-yang-akan-dikucurkan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply