Disdukcapil Meranti: 4 Ribu Anak Sudah Terdafar KIA, Mulai TK hingga SMA
- Jumat, 19 Oktober 2018
- 1191 likes
Puluhan KK di Kelurahan Bumi Ayu Dumai Hampir Sepekan di Tenda Darurat akibat Banjir
- Jumat, 19 Oktober 2018
- 1191 likes
Pemasangan APK Serentak di 20 Kecamatan se-Inhil Akan Diupayakan KPU Inhil
- Jumat, 19 Oktober 2018
- 1191 likes


Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Musibah memang sudah ditakdirkan, datang dan pergi atas kuasa Sang Khalik. Pandemi Covid-19 melanda dunia dan tanah air, RAPP memberikan sesuatu yang beda. Bersama business group di bawah RGE; Asia Pacific Rayon, Asian Agri, Apical bersama
Dalam bidang pendidikan, kegiatan yang dilakukan oleh RAPP banyak memberikan dampak untuk generasi emas di Riau. Tonoto Foundation sudah tunak dan teruji kiprahnya di tengah peningkatan kualitas para Cik Gu. Juga ada pemberian bea siswa bagi siswa SMA, bea siswa ikatan dinas dan non ikatan dinas mahasiswa diberbagai perguruan tinggi. Konsisten setiap tahunnya, mulai sejak tahun 2015, RAPP telah memberikan beasiswa untuk 241 siswa dari 71 sekolah SMA, pada 2016 diberikan kepada 361 siswa dari 80 SMA dan 2017 kepada 300 siswa dari 71 SMA. Berlanjut untuk mahasiswa pada periode 2016-2017, RAPP telah memberikan beasiswa kepada 79 mahasiswa dari 12 universitas, beasiswa ikatan dinas kepada 48 mahasiswa. Peningkatan kualitas pendidikan ini terus mengalir hingga hari ini.
Adalah Bupati Kabupaten Pelawan H Zukri yang tampil sumringah, saat menerima rombongan napak tilas RAPP saat berkunjung ke Desa Kuala Terusan yang sangat bersejarah. Desa ini merupakan cikal bakal dari kota Pangkalan Kerinci. Rombongan relawan RGE Founder's Day 2021 memunculkan rasa kebersamaan dan kehangatan yang terjalin antara relawan dan masyarakat setempat menjadi kenangan indah saat pembukaan pelaksanaan RGE Founder's Day 2021.
Dalam adat dikenal beberapa pembagian alam, terutama pembagian hutan tanah. Ada alam yang boleh dimiliki pribadi, ada yang diperuntukan bagi satu suku dan kaum, ada juga yang diperuntukan bagi kerajaan, negeri, masyarakat luas. Hutan dan tanah ditentukan pula pemanfaatnya menurut adat, ada pemanfaatan untuk kepentingan pribadi dan bersama. Hal ini tercermin dan hutan yang dilindungi yang disebut ‘’hutan larangan’’, ‘’rimba kepungan’’, atau ‘’kepungan sialang’’. Selain itu masyarakt Melayu mengenal pula hutan tanah yang menjadi milik persukuan atau kaum masyarakat tertentu yang disebut ‘Tanah Ulayat’’



Comments (3)
https://riauhits.com/berita-rapp-bersebati-dengan-alam-dan-orang-riau.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply