Program Ekologi Serta Konsep Madrasah Ramah Anak Akhiri MATAMUDA MTsN 1 Pekanbaru

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Rangkaian kegiatan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Pekanbaru Tahun Ajaran 2026/2027 resmi berakhir dengan aksi penanaman bunga atau bibit pohon, sebagai simbol kepedulian lingkungan dan membangun karakter peserta didik yang cinta terhadap alam.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, MA, mengatakan penanaman ini merupakan bagian dari program ekoteologi Kementerian Agama yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

"Gerakan penghijauan di lingkungan madrasah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya membentuk kebiasaan positif sejak dini kepada para siswa agar memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam," sebut Syahrul Mauludi.

"Program ini bertujuan membangun kebiasaan kepada anak-anak untuk mencintai lingkungan sekitar, termasuk merawat dan menjaganya. Kepedulian terhadap alam harus ditanamkan sejak mereka berada di bangku madrasah," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syahrul juga menyampaikan pesan kepada seluruh tenaga pendidik agar menjadikan madrasah sebagai ruang belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.

"Madrasah harus menjadi tempat yang aman dan memberikan pendidikan yang ramah anak. Setiap siswa harus merasa dihargai, dilindungi, dan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang," jelas Syahrul Mauludi.

"Madrasah harus mampu menerima siapapun yang ingin menuntut ilmu tanpa membanding-bandingkan dari latar belakang, suku, ras maupun perbedaan lainnya. Inilah semangat lembaga pendidikan yang inklusif sesuai dengan visi dan misi Kementerian Agama," tutupnya.

Kepala MTsN 1 Pekanbaru, Agus Salim Tanjung, S.Pd.I., M.A., menegaskan bahwa program ekologi di lingkungan madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian siswa, baik dari sisi kepedulian terhadap alam maupun pengembangan potensi diri.

"Program ekologi di madrasah ini sangat penting, karena sesuai dengan filosofi tumbuhan, yaitu menumbuhkan jiwa siswa-siswi baru agar terus berkembang dalam hal prestasi belajar sesuai dengan kemampuan, minat, dan bakat yang mereka miliki," ujar Agus Salim.

Menurutnya, tumbuhan menjadi simbol pembelajaran yang relevan bagi kehidupan siswa. Sebagaimana tanaman yang membutuhkan perawatan, air, dan lingkungan yang baik untuk tumbuh, para peserta didik juga membutuhkan pembinaan, dukungan, serta lingkungan pendidikan yang positif agar mampu berkembang secara optimal.

"Melalui program ekotologi ini kami berharap seluruh peserta didik tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga kelestarian lingkungan. Kebiasaan sederhana seperti merawat tanaman, menjaga kebersihan, dan mencintai alam menjadi bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan di madrasah," tutup Agus Salim. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-program-ekologi-serta-konsep-madrasah-ramah-anak-akhiri-matamuda-mtsn-1-pekanbaru.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)