Pembahasan Ranperda SPAM Digesa DPRD Pekanbaru Jelang Masuk Masa Transisi
- Kamis, 27 Juni 2019
- 932 likes
(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Salah satu fokus Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, tahun 2020 mendatang adalah peningkatan mutu guru. Pasalnya, siswa cerdas dilahirkan dari guru yang berkualitas. Di antara bentuk upaya meningkatkan mutu guru itu, Pemprov Riau akan memberikan pelatihan peningkatan kompetensi guru.
"Tahun depan program kami itu pelatihan kompetensi terhadap guru-guru karena anak-anak yang berhasil dari guru yang berkualitas," ucapnya.
Apabila guru tidak pernah mendapat pelatihan, imbuhnya, para pendidik itu tidak bisa menyesuaikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
"Makanya pelatihan guru ini penting agar guru bisa menyesuaikan berkembangan ilmu pengetahuan yang akan disampaikan kepada anak-anak. Kegiatan ini sudah kami masukkan di program 2020," jelasnya.
Daikui Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Rudyanto, dirinya pun sempat kaget karena mutu guru sekolah negeri masih kurang memuaskan dibanding guru swasta. Padahal, setiap ada pelatihan peningkatan kompetensi, para guru negeri diundang. Rudyanto mengatakan hal itu ketika menanggapi passing grade yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI terkait hasil rata-rata nilai Ujian Nasional (UN).
Diketahui, di Riau hanya ada beberapa sekokah yang masuk ke dalam 100 SMA negeri dan swasta peraih NEM tertinggi, yaitu SMA Mutiara Harapan, Pangkalan Kerinci, Pelalawan.
"Saya heran juga kenapa hanya satu sekolah saja. Padahal, kalau ada pelatihan dari Kemendikbud yang diundang guru negeri. Itu yang saya tak paham," sebutnya.
Oleh sebab itu, ia berharap para guru SMA/SMK sederajat di Riau dapat meningkatkan kompetensi dirinya sehingga nilai kelulusan siswa saat UN tak kalah dengan sekolah swasta.
"Harusnya mereka kan malu kalau kalah dengan guru swasta. Makanya sekolah di Pekanbaru yang menjadi barometer, saya ingatkan tak boleh lagi menambah Ruang Kelas Baru (RKB), tapi bagaimana mutu sekolah itu yang dibenahi. Jangan setiap tahun sibuk RKB, sekarang kami bicara mutu," tuturnya.
"Makanya setelah UN ini kami akan lihat untuk evaluasi. Nilai mata pelajaran mana banyak jatuh, itu nanti gurunya kami beri pelatihan lagi," tutupnya.(rzt)
Comments (3)
https://riauhits.com/berita-peningkatan-mutu-guru-smasmk-jadi-fokus-pemprov-riau-untuk-tahun-depan.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?
Reply