Pemerintah Disebut Bohongi Rakyat Terkait Covid-19, Gubri Akui Sedih

Logo
Gubernur Riau, Syamsuar.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Penambahan kasus baru Covid-19 di atas 100 orang setiap harinya terus terjadi di Provinsi Riau, padahal kasus positif di Bumi Lancang Kuning masih belum terbendung. Merespons hal ini, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar meminta petugas kesehatan sampai ke pelosok desa dan kampung untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan.

Menerapkan protokol kesehatan itu penting, sambungnya, dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19. Adapun caranya dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

"Kami harap petugas kesehatan saat melakukan sosialisasi harus dijelaskan kepada masyarakat manfaat menerapkan protokol kesehatan, misalnya mememakai masker, sebab masih ada masyarakat yang mengatakan apa gunanya pakai masker," ucapnya.

"Bahkan, ada juga orang mengatakan Covid-19 itu tidak ada dan masyarakat dibohongi pemerintah. Masa kami bohongi rakyat? Kami ini kan disumpah. Padahal tugas kami sekarang bagaimana menyelematkan rakyat, tapi kalau masih ada orang yang mengatakan seperti itu, sedih hati saya," tuturnya.

Karena itu, ia pun juga berharap petugas kesehatan dapat mencerdaskan rakyat tentang bahaya Covid-19 ini. Dengan demikian, masyarakat paham tentang Covid-19 dan manfaat menerapkan protokol kesehatan.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-pemerintah-disebut-bohongi-rakyat-terkait-covid19-gubri-akui-sedih.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)