MPLS PKBM Pekanbaru Lab School, Wawako Ajak Bersinergi Bersama dan Bebas Bullying

Logo

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, S.T., M.Arch, menegaskan bahwa pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 harus menjadi pengalaman pertama yang menyenangkan bagi seluruh peserta didik.

Hal ini disampaikan saat menghadiri pembukaan MPLS dan kegiatan Unjuk Karya peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pekanbaru Lab School dan mengingatkan bahwa tidak boleh ada praktik perundungan (bullying) maupun perpeloncoan dalam bentuk apa pun di lingkungan sekolah.

"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pekanbaru Lab School yang selama ini konsisten menjadi wadah pendidikan inklusif yang luar biasa di Kota Bertuah. Sekolah ini telah menjadi ruang belajar yang memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas," jelas Wawako Pekanbaru.

"Dengan pendekatan pembelajaran yang holistik, sekolah ini dinilai mampu membekali peserta didik tidak hanya dengan pengetahuan, tetapi juga keterampilan hidup yang mendorong mereka menjadi pribadi yang mandiri," imbuhnya.

Markarius juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang publik yang melindungi setiap peserta didik sekaligus menjadi tempat tumbuhnya karakter positif.

"Kami mengajak kepada seluruh pihak, mulai dari sekolah, tenaga pendidik, hingga orang tua, memperkuat kolaborasi dalam memberikan pendidikan yang memotivasi serta membangun karakter peserta didik sejak hari pertama mereka memasuki lingkungan sekolah," sebut Markarius. 

Wawako sangat terkesan setelah menyaksikan kegiatan Unjuk Karya yang menampilkan berbagai hasil kreativitas peserta didik baru. Baginya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang pameran karya, melainkan bukti bahwa setiap anak memiliki potensi, bakat, dan keunikan yang patut dihargai.

"Keterbatasan bukanlah penghalang untuk melahirkan karya. Kami bangga melihat kreativitas, rasa percaya diri, dan kemandirian yang mulai tumbuh sejak masa orientasi ini," tutup Markarius.

Kepala Sekolah Pekanbaru Lab School, Widiyono Javawinthsa, S.Pd., M.Si., mengatakan bahwa rangkaian MPLS telah berlangsung sejak 13 hingga 17 Juli 2026. Sebelum kegiatan bersama peserta didik dimulai, pihak sekolah terlebih dahulu menggelar sosialisasi kepada orang tua sebagai langkah awal membangun sinergi dalam mendukung proses pendidikan anak.

"Keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari orang tua. Sinergi yang baik akan menjadi kunci keberhasilan anak, dalam membentuk karakter, meningkatkan prestasi, serta mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan kehidupan di masa depan," ujar Widi.

Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tenaga pendidik, serta tata tertib yang berlaku. Mereka juga mendapatkan pembelajaran mengenai etika, sopan santun, dan budaya sekolah sebagai bekal dalam menjalani proses belajar.

"Kita juga telah mengimplementasikan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang meliputi bangun pagi, taat beribadah, rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, serta tidur lebih awal dengan waktu istirahat yang cukup. Kebiasaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik sejak dini," sebut Widi.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, sekolah menggelar unjuk karya yang menampilkan berbagai kemampuan dan kreativitas peserta didik. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki potensi yang layak mendapatkan ruang untuk berkembang.

"Siapa pun mereka, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus, apabila memiliki kemampuan, minat, dan bakat yang menonjol, tentu akan terus kami dampingi dan berikan pembinaan secara berkelanjutan agar potensi tersebut dapat berkembang secara optimal," tutup Widi.

Melalui MPLS yang edukatif, humanis, dan berorientasi pada penguatan karakter, PKBM Pekanbaru Lab School berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan inspiratif bagi seluruh peserta didik. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-mpls-pkbm-pekanbaru-lab-school-wawako-ajak-bersinergi-bersama-dan-bebas-bullying.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)