Kesadaran Masyarakat Kampar Meningkat selama 14 Hari Pelaksanaan PSBM

Logo
Sekda Kampar, H Yusri.

(RIAUHITS.COM) BANGKINANG - Selama 14 hari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di Kabupaten Kampar, tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan meningkat. Hal itu tak terlepas dari kerja keras semua pihak. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, H Yusri, mewakili Bupati Kampar saat memimpin rapat Penangangan Covid-19 dan Kesiapsiagaan Bencana di Kabupaten Kampar di ruang rapat lantai tiga kantor Bupati Kampar, Jumat (23/10/2020).

Adapun rapat ini dihadiri para Staf Ahli Bupati, camat terkait, dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dengan penanganan Covid-19 dan bencana alam.

"Alhamdulillah telah berhasil kami lakukan dengan kerja keras. Lanjutannya adalah PSBM Transisi di seluruh kecamatan di Kabupaten Kampar," ucapnya.

Dikatakannya, di samping adanya peningkatan kesadaran masyarakat, pasien positif tertangani dengan baik dan sukses. Ia menambahkan, pihak kecamatan bertanggung jawab kepada tim supervisi Kabupaten Kampar untuk memonitor perkembangan Covid-19 di kecamatan. Hal ini sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku sesuai surat edaran Mendagri secara berjenjang mulai dari pusat sampai kecamatan, yang menyatakan bahwa kecamatan menjadi tumpuan terhadap sosialisasi, penindakan, dan imbauan kepada masyarakat.

Untuk penanganan Covid-19, sambungnya, terus dilakukan bagi pasien yang bergejala namun untuk orang tanpa gejala (OTG) dirawat secara mandiri.

"Alhamdulillah kami berada dalam keadaan stabil," tutur mantan kepala beberapa OPD di Kabupaten Rokan Hulu ini.

Lebih jauh, ia meminta kepada seluruh tim untuk terus melakukan langkah-langkah dalam pencegahan penyebaran covid-19. Hingga kini, masih ada beberapa puskesmas yang menampung pasien Covid-19 di kecamatan. Pemkab berharap kondisi ini segera berakhir sebab di samping menangani bencana non alam, di sisi lain ekonomi pun harus bergerak. Sekda pun meminta kepada seluruh tim untuk terus melakukan langkah-langkah dalam pencegahan penyebaran covid-19.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras tim yang telah melaksanakan tugas dengan sukses," sebutnya.

Sebelumnya, PSBM dilaksanakan di enam desa dan tiga kecamatan di Kabupaten Kampar, yakni Siak Hulu, Tambang, dan Tapung. Sementara itu, untuk bencana kebakaran, banjir, dan asap, akhir-akhir ini Kabupaten Kampar sudah terbebas dari bencana tersebut.

"Namun, kami terus lakukan antisipasi terhadap kemungkinan ini, terutama yang rawan terhadap bencana, seperti longsor, kebakaran hutan yang menyebabkan asap," tuntasnya.(rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-kesadaran-masyarakat-kampar-meningkat-selama-14-hari-pelaksanaan-psbm.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)