Kabut Asap di Pekanbaru Memburuk, Disdik Terapkan PJJ Untuk Siswa PAUD Hingga SMP

Logo
SE No : 400.3/Disdik, Sekretaris.I/2796/2026

RIAUHITS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan mengambil langkah cepat menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. Seluruh peserta didik jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP, baik negeri maupun swasta diminta mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau pembelajaran daring dari rumah pada Senin, 24 Agustus 2026.

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru tentang penyesuaian kegiatan pembelajaran akibat penurunan kualitas udara di Kota Pekanbaru sebagai upaya melindungi peserta didik dari paparan polusi udara yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dr. Abdul Jamal, M.Pd., mengatakan keputusan tersebut diambil setelah adanya pemantauan kualitas udara yang menunjukkan kondisi tidak sehat.

"Berdasarkan hasil pemantauan BMKG pada Minggu (23/8) kemarin, konsentrasi partikulat PM2.5 pada pukul 17.00 hingga 21.00 WIB terpantau berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama pemerintah daerah untuk mengurangi aktivitas peserta didik di luar ruangan," sebut Abdul Jamal.

Melalui surat edaran tersebut, Abdul Jamal menegaskan satuan pendidikan diminta melaksanakan pembelajaran dari rumah secara sederhana, efektif, dan tidak membebani peserta didik. 

"Meski dilakukan secara daring, proses pembelajaran tetap diharapkan berjalan sebagaimana mestinya dengan menyesuaikan kondisi masing-masing sekolah dan peserta didik," ujar Plt Kadisdik Pekanbaru ini.

Menurutnya, Dinas Pendidikan juga mengimbau para orang tua atau wali murid untuk memastikan anak-anak tetap berada di dalam rumah selama kondisi kualitas udara belum membaik. Aktivitas bermain maupun kegiatan lain di luar rumah sebaiknya dihindari guna meminimalkan risiko paparan kabut asap.

"Namun apabila terdapat keperluan mendesak yang mengharuskan anak keluar rumah, kami meminta kepada orang tua untuk memastikan anak tersebut menggunakan masker sebagai langkah perlindungan terhadap paparan udara yang tercemar," harapnya.

Perlu diketahui, pemberlakuan PJJ tersebut tidak serta-merta berlaku untuk hari-hari berikutnya. Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru akan menyesuaikan kebijakan pembelajaran berdasarkan perkembangan kualitas udara dan informasi terbaru dari BMKG.

"Artinya disini kegiatan pembelajaran tatap muka maupun pembelajaran jarak jauh pada hari berikutnya akan ditentukan dengan mempertimbangkan kondisi udara terkini. Langkah ini kita tegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi pertimbangan utama di tengah memburuknya kualitas udara di Kota Pekanbaru," tutup Abdul Jamal.

Dengan kondisi kualitas udara yang masih menjadi perhatian, masyarakat, khususnya orang tua dan satuan pendidikan, diharapkan terus mengikuti informasi resmi pemerintah dan perkembangan kualitas udara sebelum menentukan aktivitas anak di luar rumah. *(mrz)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-kabut-asap-di-pekanbaru-memburuk-disdik-terapkan-pjj-untuk-siswa-paud-hingga-smp.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)