Intake Atap SPAM Durolis di Rohil Mulai Diperbaiki, Revisi Desain Telah Disetujui

Logo
Bangunan intake spam durolis di Rokan Hilir yang roboh pada 4 Januari 2019.

(RIAUHITS.COM) PEKANBARU - Revisi desain untuk intake Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Dumai, Rohil, dan Bengkalis (Durolis) di Kabupaten Rokan Hilir yang roboh beberapa waktu lalu telah disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Adapun pihak rekanan selanjutnya akan kembali melakukan perbaikan berdasarkan desain yang telah direvisi tersebut.

"Revisi desain sudah di-acc (disetujui), dan di lapangan sudah action (mulai bekerja)," kata Cahaya Santoso Samosir selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek itu, kemarin (30/1/2019).

Diketahui, pembangunan SPAM Durolis adalah proyek strategis untuk melayani kebutuhan air minum tiga kabupaten/kota di Riau, yang menelan anggaran sebesar Rp623 miliar dengan dana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rohil, APBD Provinsi Riau, dan APBN Pusat. Di sisi lain, pekerjaan fisik kegiatan itu pun sudah dimulai sejak 2017 lalu dan ditargetkan dapat dimanfaatkan pada 2019.

Akan tetapi, hal itu tidak terwujud karena pihak rekanan tidak mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu  yang ditetapkan, meskipun pengerjaan proyek dikawal oleh TP4D Kejati Riau. Bahkan, pada Jumat (4/1/2019) silam, intake SPAM Durolis yang dikerjakan PT Monhas Andesrabat yang berada di pinggiran Sungai Rokan, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan itu diketahui roboh.

Bagian yang ambruk adalah atap intake senilai Rp675,3 juta. Akibatnya, tim dari pusat yang terdiri dari Inspektorat Jenderal, Puslitbang Air, Bina Konstruksi, serta Pusat Air Tanah dan Air Baku Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan kajian teknis. Terdapat juga konsultan individu dari Institut Teknologi Bandung dan Dinas PUPR Riau dalam tim tersebut.

Adapun dari kajian itu diperoleh keterangan bahwa pada awal pelaksanaan penggalian rumah pompa dan saluran inlet, ada kendala tanah yang sudah digali dan berulang kali mengalami longsor. Hal itu mengakibatkan galian menjadi lebar dan tanah hasil galian yang ada menimbun kembali lubang galian rumah pompa yang sudah terisi air, bak air hujan maupun rembesan dari arah sungai.

Akibat hal itu, tanah timbunan hasil galian menjadi sangat lembek karena karakteristik tanah berupa pasir bulan (celay sandy/lempung berpasir) yang sangat tidak stabil jika kondisi jenuh atau basah. Menyikapi itu, pihak rekanan diberi waktu tambahan selama 90 hari untuk menyelesaikan pekerjaannya. Khusus intake, perbaikan dilakukan sesuai dengan revisi desain yang ditetapkan oleh tim teknis. (rzt)



BACA JUGA

Comments (3)

  • Logo
    - Tahmina Akthr

    https://riauhits.com/berita-intake-atap-spam-durolis-di-rohil-mulai-diperbaiki-revisi-desain-telah-disetujui.html Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Velit omnis animi et iure laudantium vitae, praesentium optio, sapiente distinctio illo?

    Reply

Leave a Comment



Masukkan 6 kode diatas)